Konflik Israel vs Iran
Konflik Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Drastis dan Pasar Saham Dunia Rontok!
Harga minyak dunia melonjak tajam hingga menembus 110 dolar AS per barel, sementara pasar saham global
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Ansari Hasyim
Di Australia, indeks ASX 200 tercatat turun lebih dari 4 persen.
Penurunan paling tajam terjadi di Korea Selatan.
Indeks Kospi anjlok lebih dari 8 persen sehingga memicu mekanisme penghentian perdagangan sementara atau circuit breaker selama 20 menit.
Mekanisme ini digunakan untuk meredam aksi jual panik di pasar saham.
Para analis memperkirakan harga minyak berpotensi terus meningkat jika gangguan di Selat Hormuz berlangsung lama.
Bahkan, beberapa pihak memprediksi harga minyak bisa menembus lebih dari 150 dolar AS per barel jika jalur pelayaran tersebut tetap tertutup hingga akhir Maret.
Baca juga: Iran Klaim Hancurkan Empat Sistem Pertahanan Antimisil AS dalam 24 Jam
Lonjakan harga minyak juga diperkirakan akan berdampak pada kenaikan berbagai produk turunan energi seperti bahan bakar jet dan bahan baku pupuk.
Kondisi ini dapat meningkatkan biaya produksi dan harga berbagai barang di banyak negara.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menanggapi situasi tersebut dengan menyatakan bahwa kenaikan harga minyak dalam jangka pendek merupakan “harga kecil yang harus dibayar” untuk menghilangkan ancaman nuklir dari Iran.
Sementara itu, Menteri Energi Amerika Serikat menegaskan bahwa serangan terhadap infrastruktur energi Iran dilakukan oleh Israel, bukan oleh pihak Amerika Serikat.
Pernyataan ini disampaikan di tengah meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap potensi kenaikan harga bahan bakar akibat konflik yang masih berlangsung.
Baca juga: Amerika Kewalahan Hadapi Drone Iran, Pasok Merops dari Eropa untuk Tangkal Shahed
(Serambinews.com/Sri Anggun Oktaviana)
| Update Hari ke-36 Perang Iran, Dua Jet Tempur AS Diklaim Jatuh dan Pilot Masih Hilang |
|
|---|
| 55 Rentetan Serangan Militer Iran dan Hizbullah ke Israel Dalam 24 Jam Terakhir, Barak Doviv Dirudal |
|
|---|
| AS Panik atas Keputusannya untuk Lemahkan Rezim Iran, Eks Perwira Intelijen AS: Kesalahan Terbesar |
|
|---|
| 303 Warga Israel Jadi Korban Dalam Serangan Rudal Iran Dalam 24 Jam Terakhir di Berbagai Lokasi |
|
|---|
| Perang Iran Memanas, Pasar Saham Dunia Bergejolak! Harga Minyak dan Gas Melonjak Tajam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/illustrasi-saham-turun.jpg)