Bupati Rejang Lebong dan Wakilnya Kena OTT KPK, Diduga Terima Suap Proyek
Bupati Muhammad Fikri Thobari bersama Wakil Bupati Hendri dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK
SERAMBINEWS.COM – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi kembali menyeret kepala daerah ke pusaran kasus korupsi.
Kali ini, sorotan tertuju pada pimpinan Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.
Bupati Muhammad Fikri Thobari bersama Wakil Bupati Hendri dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK terkait dugaan suap proyek pemerintah daerah.
Penangkapan berlangsung di wilayah Kabupaten Rejang Lebong dan langsung memicu perhatian luas dari masyarakat maupun kalangan pejabat setempat. Kasus ini pun dengan cepat menjadi perbincangan karena melibatkan dua pimpinan tertinggi daerah tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, operasi tersebut berkaitan dengan dugaan penerimaan suap oleh kepala daerah untuk memuluskan sejumlah proyek di lingkungan pemerintah kabupaten.
Penyidik KPK menduga ada aliran dana dari pihak kontraktor kepada Bupati dan Wakil Bupati yang tidak melalui prosedur resmi.
Selain mengamankan sejumlah pihak, tim penyidik juga disebut menyita berbagai dokumen penting yang berkaitan dengan proyek yang sedang diselidiki. Barang bukti tersebut diduga berkaitan langsung dengan transaksi suap yang tengah diusut.
Baca juga: Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Pernyataan Trump soal Selat Hormuz, Pasar Energi Global Bergejolak
Kasus ini menarik perhatian publik karena nama Muhammad Fikri Thobari sebelumnya cukup dikenal di kalangan masyarakat Rejang Lebong.
Sejumlah pengamat hukum menilai OTT tersebut menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi di daerah masih terus diperketat.
Seperti diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan, Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari dan Wakil Bupati Hendri terkait dengan kasus dugaan suap proyek.
“Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, diduga terkait dengan suap proyek di lingkungan Pemkap Rejang Lebong,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih, Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Budi mengatakan, dalam OTT tersebut, KPK menangkap 13 orang, termasuk Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari dan Wakil Bupati Rejang Lebong Hendri.
Dia mengatakan, ketiga belas orang tersebut sempat diperiksa di Polres Kepahiang dan Polresta Bengkulu.
Baca juga: Adik Benjamin Netanyahu, Iddo Netanyahu, Dikabarkan Tewas Terbakar dalam Serangan Rudal Iran
Dari jumlah tersebut, KPK membawa 9 orang ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Saat ini sudah tiba di Gedung KPK Merah Putih,” ujarnya.
| Teriakan “MBG” Menggema di Laga Persiraja Vs Garudayaksa, Suporter Sorot Kepemimpinan Wasit |
|
|---|
| Mengulik Efek Kenaikan BBM Nonsubsidi di Aceh Tamiang, Antara Stabilitas Stok & Kekhawatiran Ekonomi |
|
|---|
| Kadis Terima Study Tour TK Putra Calang ke PUPR Aceh Jaya Perkenalkan Dunia Infrastruktur Sejak Dini |
|
|---|
| HMI & Kohati Cabang Blangpidie Gelar Konferensi dan Musyawarah VI |
|
|---|
| Pemkab Aceh Tamiang Serahkan Data Korban Banjir ke Kemensos, Sasar Pemulihan Ekonomi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Bupati-Rejang-Lebong-ott-kpk.jpg)