Konflik Amerika vs Iran
Intelijen AS: Rezim Iran Tetap Solid Meski Digempur Serangan AS–Israel
Laporan tersebut juga menyoroti kekompakan para pemimpin ulama Iran dalam menjaga stabilitas pemerintahan.
Seorang pejabat senior Israel bahkan menyatakan kepada Reuters bahwa tidak ada jaminan pemerintahan Iran akan runtuh akibat konflik tersebut.
Hingga kini, Gedung Putih, CIA, dan Kantor Direktur Intelijen Nasional AS belum memberikan komentar resmi terkait laporan intelijen tersebut.
Baca juga: VIDEO Iran dan Hizbullah Pakai Serangan Kombo Gempur 3 Kota Israel
Potensi pemberontakan
Di tengah konflik yang berlangsung, kelompok milisi Kurdi Iran yang berbasis di Irak sempat berkonsultasi dengan pihak AS mengenai kemungkinan melancarkan serangan terhadap pasukan keamanan Iran di wilayah barat negara itu.
Ketua Partai Komala Kurdistan Iran, Abdullah Mohtadi, mengklaim puluhan ribu pemuda siap mengangkat senjata melawan pemerintah Iran apabila mendapat dukungan dari Amerika Serikat.
Ia juga mengaku melihat adanya tanda-tanda kelemahan pada unit Garda Revolusi Iran di wilayah Kurdistan.
“Kami telah menyaksikan tanda-tanda kelemahan yang nyata di wilayah Kurdi,” kata Mohtadi dalam sebuah wawancara.
Namun, penilaian intelijen AS meragukan kemampuan kelompok tersebut untuk mempertahankan perlawanan dalam jangka panjang.
Dua sumber menyebutkan bahwa milisi Kurdi dinilai kekurangan jumlah personel dan daya tempur untuk menghadapi kekuatan pemerintah Iran.
Presiden Trump sendiri sebelumnya menyatakan telah mengesampingkan opsi untuk menerjunkan kelompok Kurdi ke wilayah Iran sebagai bagian dari strategi militer AS.
| Perang Iran vs AS Mulai Mereda, Ancaman Baru Muncul dari Perompak Somalia |
|
|---|
| AS Resmi Akhiri Kampanye Militer ‘Operasi Epic Fury’ Terhadap Iran: Kami Telah Mencapai Tujuan |
|
|---|
| Presiden Iran Tegaskan Tolak Tuntutan AS soal Program Nuklir: Kami Tidak Akan Tunduk |
|
|---|
| Iran Terapkan Sistem Navigasi Baru di Selat Hormuz, Kapal Wajib Izin Sebelum Melintas, Ini Syaratnya |
|
|---|
| Senator Amerika Serikat Sebut Trump dan Netanyahu sebagai Pemicu Konflik Timur Tengah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Bendera-Iran-dikibarkan-di-antara-reruntuhan-gedung-di-Teheran.jpg)