Mahfud MD Kritik Keras MBG: Kasus Lele Mentah, Keracunan hingga Risiko Korupsi
Lewat kanal YouTube Mahfud MD Official, Senin (16/3/2026), ia menilai MBG sebagai kebijakan yang pada dasarnya sangat baik.
Ia menilai pemerintah perlu memberikan penjelasan terbuka kepada publik terkait penyebab dan penanganan kasus tersebut.
“Ketika laporan seperti ini muncul, mestinya ada penjelasan kepada masyarakat, di mana masalahnya dan bagaimana penyelesaiannya,” ujarnya.
Baca juga: Pekerja Kabur Karena Tak Dibayar, Huntara di Aceh Timur Terbengkalai
Target Penerima Dinilai Terlalu Luas
Mahfud juga mempertanyakan target penerima program MBG yang disebut mencapai lebih dari 82 juta orang.
Menurutnya, data Badan Pusat Statistik menunjukkan jumlah penduduk miskin di Indonesia sekitar 24 juta orang.
Karena itu, ia menilai perlu kejelasan mengenai kelompok sasaran program agar bantuan lebih tepat sasaran.
“Kalau ingin konsisten membantu masyarakat yang membutuhkan, mestinya jelas siapa yang menjadi prioritas penerima,” kata Mahfud.
Soroti Potensi Penyimpangan Anggaran
Selain persoalan teknis distribusi, Mahfud juga menyinggung kemungkinan adanya potensi penyimpangan anggaran apabila mekanisme pengawasan tidak berjalan transparan.
Ia menilai masyarakat perlu mengetahui bagaimana mekanisme pemeriksaan dan pengawasan program tersebut, termasuk jika terjadi perbedaan antara anggaran yang dialokasikan dengan kualitas makanan yang diterima masyarakat.
Menurut Mahfud, evaluasi terbuka penting dilakukan agar program yang memiliki tujuan mulia tersebut tidak menimbulkan masalah baru di tengah masyarakat.
Tetap Dukung Program MBG
Meski mengkritik pelaksanaannya, Mahfud menegaskan dirinya tetap mendukung program MBG karena merupakan salah satu janji kampanye Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan dan gizi masyarakat.
Namun ia menekankan pentingnya perbaikan tata kelola, transparansi pengawasan, serta komunikasi yang lebih baik antara pemerintah dan masyarakat.
“Programnya bagus dan perlu dilanjutkan. Tetapi tata kelolanya harus diperbaiki agar benar-benar bermanfaat bagi rakyat,” ujarnya.
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com
| Buntut Mosi tak Percaya, PB Muathay Bekukan Pengprov Muaythay Aceh, T Rayuan Sukma Jadi Plt Ketua |
|
|---|
| BNNP Aceh Dorong Pembentukan ULT P4GN di Aceh Besar, Ini Pesan Brigjen Dedy |
|
|---|
| Setelah Selat Hormuz, Iran Ancam Penutupan Bab al-Mandeb, Jalur Perdagangan Minyak Global |
|
|---|
| Dishub Sabang Imbau Pelajar Gunakan Bus Sekolah untuk Cegah Kecelakaan |
|
|---|
| RSUD SIM Nagan Raya Mulai Layani Pasien Cuci Darah, Miliki 10 Mesin |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pakar-Hukum-sekaligus-Mantan-Ketua-Mahkamah-Konstitusi-MK-Mahfud-MD.jpg)