Rabu, 8 April 2026

AS dan Israel Serang Iran

Israel Mengebom Jembatan Kereta Api di Kashan Iran, Dua Orang Tewas

Kantor Berita Iran Mehr melaporkan bahwa serangan Israel menghantam jembatan kereta api Yahya Abad di kota Kashan, di Iran tengah.

Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/MEDSOS
Menurut kantor berita Iran, Mehr News Agency, serangan udara Israel telah menargetkan jembatan kereta api Yahya Abad di Kashan, sebuah kota di Iran tengah. 

SERAMBINEWS.COM - Kantor Berita Iran Mehr melaporkan bahwa serangan Israel menghantam jembatan kereta api Yahya Abad di kota Kashan, di Iran tengah.

Kantor berita itu mengutip Wakil Gubernur Isfahan yang mengatakan bahwa serangan itu menewaskan dua orang.

Serangan itu terjadi setelah militer Israel mengeluarkan peringatan yang memberitahu warga Iran agar tidak menggunakan kereta api untuk keselamatan mereka hingga pukul 21.00 waktu setempat (17:30 GMT).

Layanan kereta api ditangguhkan di Masyhad Iran menyusul ancaman Israel.

Baca juga: Iran Lipatkan Gandakan Serangan Rudal Fateh dan Kheibar Shekan Pakai Peluncur Ganda

Media Iran melaporkan bahwa gubernur Masyhad telah mengumumkan penangguhan segera semua layanan kereta api yang berangkat dari stasiun kereta api pusat kota.

Menurut kantor berita Mehr, pembatalan semua kereta terjadwal merupakan tindakan pencegahan yang akan tetap berlaku hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Hal ini terjadi setelah Israel mengeluarkan peringatan bagi warga sipil Iran untuk menghindari jalur kereta api.

Sebelumnya Militer Israel mengeluarkan peringatan kepada warga Iran agar tidak menggunakan kereta api maupun mendekati jalur rel.

Pernyataan ini mengindikasikan rencana Israel untuk menyerang infrastruktur sipil Iran, menjelang berakhirnya batas waktu yang ditetapkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait pembukaan Selat Hormuz.

“Demi keselamatan Anda, kami dengan hormat meminta agar mulai saat ini hingga pukul 21.00 waktu Iran [17.30 GMT], Anda tidak menggunakan dan tidak bepergian dengan kereta api di seluruh Iran,” tulis militer Israel dalam pernyataan yang diunggah di platform X.

“Keberadaan Anda di dalam kereta api maupun di dekat jalur kereta api membahayakan nyawa Anda,” tambah pernyataan tersebut melalui akun berbahasa Persia seperti dilansir Al Jazeera, Selasa (7/4/2026).

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengebom jembatan serta pembangkit listrik Iran jika Teheran tidak membuka kembali Selat Hormuz pada Selasa pukul 20.00 waktu setempat (01.00 GMT Rabu).

Sebagai respons, Iran memperingatkan akan melakukan “pembalasan yang menghancurkan” apabila infrastruktur sipilnya diserang.

Iran Serukan UNESCO Mengutuk Ancaman Israel

Iran secara resmi menyerukan UNESCO untuk mengutuk ancaman Israel terhadap sistem perkeretaapiannya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved