Dinas Peternakan Aceh Siapkan 24 Sapi Kurban Bantuan Presiden, Target Bobot Minimal 1 Ton
Sebanyak 24 ekor sapi disiapkan, menyesuaikan jumlah kabupaten/kota ditambah satu ekor untuk tingkat provinsi.
Ringkasan Berita:
- Dinas Peternakan Aceh menyiapkan 24 sapi kurban bantuan Presiden untuk seluruh kabupaten/kota dengan target bobot minimal 1 ton per ekor pada Idul Adha 1447 H.
- Program Sapi Banmas (bantuan sapi kurban Presiden) bertujuan memperluas manfaat daging kurban sekaligus mendorong ekonomi peternak lokal melalui pengadaan sapi daerah.
- Pemerintah menyiapkan langkah verifikasi, seleksi, dan pendampingan teknis, dengan kriteria sapi sehat, jantan, cukup umur, dan tidak cacat
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemerintah Aceh melalui Dinas Peternakan Aceh menargetkan pengadaan sapi kurban bantuan Presiden dengan bobot minimal 1 ton untuk seluruh kabupaten/kota pada Idul Adha 1447 Hijriah.
Sebanyak 24 ekor sapi disiapkan, menyesuaikan jumlah kabupaten/kota ditambah satu ekor untuk tingkat provinsi.
Komitmen tersebut disampaikan Kepala Dinas Peternakan Aceh, drh Safridhal kepada Serambinews.com, usai Rapat Koordinasi Pengadaan Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) berupa sapi yang digelar di kantor Dinas Peternakan Aceh, Selasa (14/4/2026).
Rapat tersebut dihadiri Asisten III Setda Aceh, Dekan Fakultas Kedokteran Hewan USK, Kepala Departemen Peternakan Fakultas Pertanian USK, BPTU-HPT Indrapuri, Balai Karantina Pertanian Banda Aceh.
Juga hadir Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Aceh, Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) Cabang Aceh, dan seluruh jajaran dinas di kabupaten/kota yang membidangi peternakan.
Turut hadir secara virtual melalui Zoom Meeting, perwakilan Direktorat Perbibitan dan Produksi Ternak, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, Nuraini, S.Pt., M.Si.
Mengutip penjelasan Nuraini, Safridhal mengatakan target bobot minimal 1 ton ditetapkan agar manfaat daging kurban dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Kalau bisa sapi yang dikurbankan berukuran 1 ton ke atas. Jika ada daerah yang belum mampu, bisa berkoordinasi dengan kabupaten tetangga,” ujar Safridhal.
Baca juga: Terdakwa Penembak Pedagang Bakso Disidangkan di PN Lhokseumawe Pekan Depan
Baca juga: Kader Golkar Hormati Keputusan Syukri Rahmat Hijrah ke PKB Aceh: Semoga Sukses di Rumah Baru
Menurutnya, selain meningkatkan nilai manfaat, target tersebut juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi Aceh apabila seluruh daerah mampu menghadirkan sapi kurban berukuran besar.
Program Sapi Banmas (Bantuan Kemasyarakatan) merupakan program pemerintah pusat berupa pemberian hewan kurban, khususnya sapi, kepada daerah-daerah dalam rangka Hari Raya Idul Adha. Program ini juga dikenal sebagai bantuan sapi kurban Presiden.
Dalam forum itu turut dibahas sejumlah langkah strategis, mulai dari verifikasi ketersediaan sapi kurban, seleksi dan identifikasi ternak sesuai kriteria, hingga penyusunan data rekomendasi serta pendampingan teknis hingga hari pelaksanaan.
Prioritas Sapi Peternak Lokal
Safridhal menegaskan, pengadaan sapi Banmas merupakan program rutin pemerintah yang tidak hanya mendukung pelaksanaan ibadah kurban, tetapi juga berdampak langsung pada penguatan ekonomi peternak lokal.
“Kita utamakan sapi dari peternak lokal, sehingga program ini sekaligus mendorong peningkatan populasi dan kualitas ternak di daerah,” katanya.
Secara nasional, program bantuan sapi kurban Presiden mencakup 514 kabupaten/kota dan 38 provinsi. Sejak 2019, program ini terus berjalan dan mulai 2025 diperluas hingga menjangkau seluruh kabupaten/kota di Indonesia.
Sapi Kurban Bantuan Presiden
Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo
Dinas Peternakan Aceh
Kepala Dinas Peternakan Aceh Safridhal
Sapi Kurban Presiden untuk Aceh
| Buka Puasa Bersama, Kadis Peternakan Ajak Dokter Hewan Bersinergi Bangun Peternakan Aceh |
|
|---|
| Anjing Liar Gigit Warga di Bireuen, Disnak Aceh Turunkan Tim Lakukan Vaksin |
|
|---|
| Disnak Aceh Kerahkan Tim Pengawasan Pemotongan Hewan Meugang ke Langsa dan Aceh Tamiang |
|
|---|
| Bantuan Meugang Presiden Wajib Berupa Daging, Tidak Boleh dalam Bentuk Uang |
|
|---|
| Gampong Palak Hilir Abdya Terima Bantuan Kambing Jawa Randu dari Kementan RI, Satu-satunya di Aceh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Safridhal-Kadis-Peternakan-Aceh_ok.jpg)