Kamis, 7 Mei 2026

AS dan Israel Serang Iran

AS Pertimbangkan Barter Uranium Iran dengan Pencairan Aset 20 Miliar Dollar

Amerika Serikat dan Iran tengah berada di persimpangan diplomasi paling menentukan dalam beberapa tahun terakhir.

Tayang:
Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/wikipedia
Cakram uranium yang diperkaya. 

Tak lama setelah laporan ini mencuat, Trump menulis di Truth Social bahwa “tidak ada uang yang akan berpindah tangan”, tanpa merujuk langsung pada wacana pencairan aset.

Sementara itu, juru bicara Gedung Putih, Anna Kelly, menyebut perundingan “produktif” dan menegaskan AS tidak bernegosiasi lewat media.

Senator Lindsey Graham mengatakan kepada Fox News bahwa Trump telah bernegosiasi untuk berbicara langsung dengan Iran, dan suasana pembicaraan terakhir disebutnya “sporty”.

Trump sendiri mengklaim Iran telah menyepakati komitmen sangat kuat untuk tidak memiliki senjata nuklir dan bersedia menyerahkan apa yang ia sebut sebagai “debu nuklir”, rujukan pada stok uranium yang diperkaya.

“Kami sangat dekat dengan kesepakatan. Jika gagal, api perang bisa menyala kembali,” ujarnya, sembari membuka kemungkinan perpanjangan gencatan senjata melewati 21 April.

Apa yang harus ditunggu

Jumat ini, mediator dari Pakistan, Mesir, dan Turki dijadwalkan menggelar pertemuan “quad” dengan pejabat Saudi di sela forum diplomatik di Turki. Fokusnya satu: menutup celah terakhir agar kesepakatan AS–Iran benar-benar terwujud atau sebaliknya, membuka babak ketegangan baru.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved