Rabu, 22 April 2026

Berita Nasional

Kapal Express Bahari Terbakar Hebat, Api Sulit Dipadamkan, Masinis Lihat Ada ABK Lari ke Kamar Mesin

Sejauh ini belum diketahui pasti apa penyebab kebakaran kapal tersebut. Dugaan sementara api bersumber dari kamar mesin.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Nurul Hayati
via Kompas.com/Petugas Dermaga Haria
Kebakaran hebat melanda Kapal Motor (KM) Expres Bahari 9B saat sedang berlabuh di Dermaga Haria, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Selasa (21/4/2026) malam. 

Kapal Ekspres Bahari Terbakar Hebat, Api Sulit Dipadamkan, Masinis Lihat Ada ABK Lari ke Kamar Mesin

SERAMBINEWS.COM – Kebakaran hebat melanda Kapal Motor (KM) Expres Bahari 9B saat sedang berlabuh di Dermaga Haria, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Selasa (21/4/2026) malam.

Kobaran api yang cepat membesar membuat upaya pemadaman oleh awak kapal tidak membuahkan hasil.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 21.30 hingga 22.00 WIT, diawali dengan padamnya sistem penerangan di dalam kapal.

Dalam hitungan menit, asap pekat muncul dari bagian buritan dan menyebar ke sejumlah ruang di dalam kapal.

Kapten kapal, Rusli Rumalean, mengungkapkan saat kejadian dirinya tengah beristirahat di ruang VIP. 

Ia langsung terbangun ketika listrik kapal tiba-tiba padam dan asap mulai memenuhi ruangan.

“Tiba-tiba lampu padam dan saya melihat asap pekat dari buritan kapal hingga masuk ke ruang VIP,” katanya kepada wartawan, Rabu (22/4/2026), dilansir dari Kompas.com.

Untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut, Rusli segera berlari menuju kamar mesin guna memastikan apa yang sedang terjadi. 

Namun, setibanya di kamar mesin, kondisi sudah tidak terkendali. 

Asap tebal memenuhi ruangan hingga menyulitkan pernapasan. 

Rusli sempat mengambil alat pemadam api ringan (APAR), tetapi upaya tersebut tidak berhasil memadamkan api.

“Sampai di kamar mesin asap sudah tebal. Saya lalu mengambil APAR (alat pemadam api ringan) untuk memadamkan api tetapi tidak bisa dipadamkan, dan karena saya sudah susah bernapas saya langsung keluar ke pelabuhan dan meminta tolong,” ungkapnya.

Kesaksian serupa disampaikan masinis kapal, Adri Lumonon. 

Ia mengaku sempat menyalakan mesin sebelah kiri sebagai persiapan keberangkatan kapal menuju Pelabuhan Tulehu, Ambon, yang dijadwalkan pada pagi hari.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved