Minggu, 26 April 2026

UIN Ar-Raniry Gelar Program Academic Mobility di Brunei, Perkuat Kerja Sama Internasional

UIN Ar-Raniry Banda Aceh sukses menyelenggarakan program Integrated Academic Mobility di Universiti Islam Sultan Sharif Ali, Brunei Darussalam.

Editor: Yocerizal
for serambinews
FOTO BERSAMA - Sebanyak 13 mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh bersama pendamping berfoto bersama saat mengikuti program *Integrated Academic Mobility* di Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA), 11–25 April 2026. 

Baca juga: Mulai 1 Mei 2026, JKA Tanggung 604.446 Jiwa Termasuk Orang Mampu yang Sakit

Baca juga: Tronton Muatan Kopi Tabrak Pohon di Cot Panglima, Kernet Meninggal Terjepit Kabin, Ini Kata Sopir

Program ini sekaligus menjadi sarana memperkenalkan nilai-nilai Islam moderat khas Aceh di Brunei. 

Secara paralel, delegasi pimpinan UIN Ar-Raniry juga melaksanakan kunjungan akademik ke UNISSA. 

Dalam kunjungan itu, delegasi mengisi kuliah tamu, sesi berbagi pengalaman, kolokium akademik, dialog terbuka dengan mahasiswa dan dosen, hingga pembahasan peta jalan kemitraan dan rancangan nota kesepahaman antara kedua institusi. 

Delegasi UIN Ar-Raniry juga mendapat undangan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Brunei Darussalam. 

Duta Besar RI, Prof. Achmad Ubaedillah, menerima rombongan dan berdiskusi mengenai peran UIN Ar-Raniry dalam memperkuat hubungan Indonesia-Brunei melalui jalur akademik dan keagamaan. 

Sebagai tindak lanjut, kedua kampus menyepakati sejumlah rencana strategis, di antaranya pendampingan jurnal ilmiah UNISSA menuju pengindeksan Scopus.

Rencana strategis lainnya yaitu penjajakan beasiswa keringanan UKT bagi mahasiswa yatim piatu.

Serta kelanjutan program mobilitas akademik internasional di bidang Ushuluddin, Syariah, Dakwah, Pengajaran Bahasa Arab, dan studi Mazhab Syafi’i.

Cinderamata UIN di Brunei
SERAHKAN CENDERAMATA - Kepala UPT Pusat Layanan Internasional UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. phil. Saiful Akmal (kanan) menyerahkan cenderamata kepada perwakilan Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA) dalam rangka program *Integrated Academic Mobility* di Brunei Darussalam, April 2026.

Saiful Akmal menegaskan kerja sama tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata.

“Kami tidak hanya membangun relasi, tetapi membangun ekosistem akademik yang saling menguntungkan dan bernilai jangka panjang bagi kedua institusi dan umat Islam di kawasan ini,” ucapnya. 

Ia menambahkan, program ini merupakan bagian dari strategi besar UIN Ar-Raniry menuju kampus bereputasi internasional.

“Kami ingin UIN Ar-Raniry semakin dikenal sebagai pusat pendidikan tinggi Islam yang unggul, inklusif, dan mampu bersaing di tingkat global,” tutup Saiful Akmal.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved