Berita Internasional
Iran Siap Hadapi Serangan Baru AS, Ancam Beri Balasan Keras dan Mematikan
Iran memperingatkan akan membalas keras jika AS melancarkan serangan baru, meski gencatan senjata masih berlaku sejak April.
Kongres masih menimbang kelanjutan operasi militer berdasarkan Resolusi Kekuatan Perang 1973.
Presiden Donald Trump disebut telah menerima sejumlah skenario dari penasihat militer dan intelijen, mulai dari opsi serangan terbatas hingga tekanan ekonomi lebih intensif.
Baca juga: Mojtaba Khamenei Serukan AS Keluar dari Teluk, Iran Klaim Akan Kelola Selat Hormuz
Meski belum ada keputusan final, sejumlah senator menilai kemungkinan serangan baru sangat mengkhawatirkan karena berisiko menimbulkan korban besar.
Iran sendiri tampak bersiap menghadapi kemungkinan terburuk.
Aktivitas pertahanan udara dilaporkan meningkat di Teheran, dengan sistem militer mencegat drone pengintai.
Komandan IRGC menegaskan, bahwa setiap serangan baru akan dibalas dengan serangan terhadap pangkalan dan kapal perang AS di kawasan.
Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei juga menegaskan, bahwa Selat Hormuz akan tetap berada di bawah kendali Iran, dab menolak kehadiran asing di jalur vital tersebut.
Situasi ini memperlihatkan betapa rapuhnya stabilitas kawasan Teluk.
Penutupan Selat Hormuz bukan hanya isu regional, tetapi juga global karena menyangkut pasokan energi dunia.
Ancaman Iran, reaksi negara Teluk, dan ketidakpastian sikap AS menciptakan atmosfer penuh risiko.
Baca juga: Update Hari ke-63 Perang Iran: Trump Buka Peluang Serangan, Iran Sebut Blokade Tak Bisa Ditoleransi
Jika diplomasi gagal meredakan ketegangan, dunia bisa menghadapi krisis energi yang lebih dalam sekaligus eskalasi militer yang berbahaya.
Dengan demikian, konflik ini bukan sekadar perseteruan geopolitik, melainkan ujian besar bagi keamanan internasional dan ekonomi global.(*)
| Update Hari ke-63 Perang Iran: Trump Buka Peluang Serangan, Iran Sebut Blokade Tak Bisa Ditoleransi |
|
|---|
| Harga BBM AS Melonjak Tajam Dampak Perang Iran, Trump Janji Akan Turun Drastis! |
|
|---|
| Parah! Israel Tangkap Aktivis Flotilla di Perairan Internasional, Dunia Mengecam |
|
|---|
| Warga Aceh di Amerika Beli Gereja, Akan Diubah Jadi Meunasah |
|
|---|
| Update Perang Iran Hari ke-61 : Ketegangan Naik, OPEC Terguncang, Pasar Global Bergejolak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ilustrasi-Dokumen-kesepakatan-10-poin-IranAS-dengan-cap-sanksi.jpg)