Jumat, 29 Mei 2026

Konflik Rusia vs Ukraina

Rusia Desak Warga Asing Tinggalkan Kyiv, Serangan Besar Segera Dimulai

Peringatan tersebut disampaikan setelah meningkatnya eskalasi serangan udara antara kedua negara dalam beberapa pekan terakhir.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Tangkap layar Youtube euronews
RUDAL RUSIA - Bangunan di Kyiv terbakar hebat usai serangan rudal Rusia. Rusia serang Ukraina dengan rudal secara mendadak pada tengah malam, Selasa (12/2/2025). Rusia luncurkan serangan rudal ke Ukraina, Minggu (23/2/2025). Serangan ini diklaim jadi serangan terbesar sejak 24 Februari 2022. 

Namun, pihak Ukraina membantah tuduhan tersebut.

Militer Ukraina mengklaim operasi mereka sebenarnya menargetkan unit komando drone elite milik Rusia, bukan fasilitas sipil.

 

Baca juga: Putin Akui Kewalahan Hadapi Tentara Ukraina karena Didukung Persenjataan dari NATO

Ukraina Tolak Ancaman Rusia

Menanggapi ancaman serangan besar dan seruan evakuasi warga asing, Menteri Luar Negeri Ukraina, Andrii Sybiha, meminta negara-negara sekutu untuk tidak gentar menghadapi tekanan Moskwa.

Sybiha menegaskan komunitas internasional tidak boleh tunduk terhadap apa yang disebutnya sebagai bentuk “pemerasan” Rusia.

Ketegangan perang udara antara Rusia dan Ukraina memang terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir, terutama setelah kemampuan drone Ukraina berkembang pesat.

Sebelumnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan bahwa serangan terhadap industri minyak dan fasilitas produksi militer Rusia merupakan tindakan yang sah sebagai bagian dari pertahanan negaranya.

Pernyataan itu disampaikan setelah serangan udara Rusia menghantam sebuah blok apartemen di Kyiv dan dilaporkan menewaskan sedikitnya 24 orang.
 
 
 
 
 
 
 

 

 

 
 
 
 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved