Berita Nasional
Daftar Barang yang Berpotensi Naik Harga Saat Rupiah Terus Melemah, Tembus Rp 18.037 per Dolar AS
Nilai tukar rupiah kembali berada dalam tekanan dan mencatat posisi terlemah sepanjang sejarah terhadap dolar Amerika Serikat
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Nurul Hayati
Ia menjelaskan bahwa kondisi tersebut menunjukkan tekanan yang dialami rupiah relatif lebih besar dibandingkan sejumlah negara lain di kawasan Asia Tenggara.
Padahal, beberapa mata uang negara tetangga justru berhasil menguat terhadap dolar AS dalam periode yang sama.
"Bahkan SGD, MYR, dan VND menguat terhadap dollar AS pada periode tersebut," kata dia.
Menurut Wijayanto, tingginya nilai tukar dolar AS dapat menjadi tantangan besar bagi dunia usaha dan aktivitas ekonomi nasional.
Tekanan terhadap rupiah bahkan diperkirakan masih berpotensi berlanjut hingga tahun 2027 apabila berbagai faktor fundamental ekonomi belum mengalami perbaikan yang memadai.
Baca juga: Rupiah Sentuh Rp17.900 per Dollar AS, Terlemah Sepanjang Sejarah
Barang Apa Saja yang Berpotensi Naik Harga?
Pelemahan rupiah umumnya akan berdampak pada meningkatnya tekanan inflasi.
Wijayanto menjelaskan bahwa setiap depresiasi rupiah sebesar 10 persen dapat mendorong inflasi sekitar 0,5 hingga 1 persen.
Kenaikan inflasi tersebut berpotensi menyebabkan berbagai kebutuhan masyarakat menjadi lebih mahal.
Mulai dari kebutuhan sehari-hari, produk konsumsi rumah tangga, hingga barang-barang bernilai besar dapat mengalami penyesuaian harga.
Selain masyarakat perkotaan, warga di pedesaan juga berisiko merasakan dampak yang cukup besar akibat kenaikan harga tersebut.
Bahkan dalam jangka panjang, daya beli masyarakat dapat mengalami penurunan apabila kenaikan pendapatan tidak mampu mengimbangi laju kenaikan harga barang dan jasa.
Baca juga: Rupiah Anjlok: Siapakah yang Paling Rentan?
Kelompok Barang yang Paling Rentan Terdampak
Menurut Wijayanto, hampir seluruh sektor ekonomi akan terdampak jika pelemahan rupiah berlangsung dalam waktu lama.
Namun terdapat sejumlah kelompok barang yang dinilai lebih rentan mengalami kenaikan harga dibandingkan sektor lainnya.
Kelompok tersebut meliputi:
Produk elektronik
| Revisi UUPA Resmi Jadi Inisiatif DPR RI, Dana Otsus 2,5 persen Masuk Pembahasan |
|
|---|
| Baleg DPR Bahas Migas dan Pajak Aceh, DPRA Ikut Beri Masukan |
|
|---|
| Aceh Terus Gandeng UEA, Kerjasama Energi hingga Wisata |
|
|---|
| Bawa Cita Rasa Otentik Aceh ke Ibu Kota: UMKM Mie Caluek Rantau Dapat Dana Hibah LAKSMI DKI Jakarta |
|
|---|
| Revisi UUPA untuk Hindari Potensi Konflik Masa Depan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rupiah-03062026.jpg)