Perang Iran vs AS
Update Hari ke-105 Perang Iran: Trump Mendadak Batalkan Serangan, Klaim Damai Sudah Dekat
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan pembatalan rencana serangan militer
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Amirullah
Update Hari ke-105 Perang Iran: Trump Mendadak Batalkan Serangan, Klaim Damai Sudah Dekat
SERAMBINEWS.COM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan pembatalan rencana serangan militer terhadap Iran yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung untuk malam ketiga berturut-turut.
Keputusan tersebut diambil setelah muncul perkembangan baru dalam pembicaraan antara Washington dan Teheran yang disebut-sebut hampir menghasilkan kesepakatan damai.
Dikutip Serambinews.com melalui BBC News, Kamis (12/6/2026), Trump menyatakan bahwa proses negosiasi dengan Iran telah mencapai tahap yang sangat penting dan sejumlah poin utama dalam kesepakatan disebut telah memperoleh persetujuan dari berbagai pihak yang terlibat.
Pengumuman ini menjadi perubahan besar dalam sikap Gedung Putih.
Beberapa jam sebelumnya, Trump masih melontarkan ancaman keras terhadap Iran.
Ia bahkan memperingatkan bahwa pasukan AS siap melancarkan serangan besar terhadap berbagai fasilitas strategis Iran, termasuk Pulau Kharg yang merupakan salah satu pusat ekspor minyak utama negara tersebut.
Namun ancaman itu akhirnya tidak direalisasikan setelah adanya perkembangan diplomatik yang dinilai positif.
Baca juga: Perang AS-Iran Ancam Ekonomi Dunia, Bank Dunia Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Global
Pembicaraan Damai Masuki Tahap Penentuan
Dalam unggahan di platform Truth Social, Trump mengklaim bahwa pembicaraan dengan Iran telah ditingkatkan hingga tingkat kepemimpinan tertinggi.
Menurutnya, sejumlah poin akhir dalam rancangan kesepakatan telah disetujui oleh Amerika Serikat, Iran, serta beberapa negara sekutu di kawasan Timur Tengah.
Meski demikian, isi lengkap kesepakatan tersebut belum diumumkan secara resmi.
Trump juga tidak menjelaskan secara rinci mengenai poin-poin yang telah disepakati.
Pernyataan tersebut memunculkan harapan bahwa konflik yang telah berlangsung selama lebih dari tiga bulan itu dapat segera berakhir melalui jalur diplomasi.
Sejak perang pecah, ketegangan antara kedua negara telah memicu kekhawatiran dunia internasional karena berpotensi mengganggu stabilitas kawasan Timur Tengah dan perekonomian global.
Baca juga: Timur Tengah Membara! AS dan Iran Saling Serang, Gencatan Senjata Terancam Runtuh
Iran Pertimbangkan Usulan Kesepakatan
Sementara itu, dari Teheran dilaporkan bahwa pemerintah Iran tengah meninjau usulan nota kesepahaman yang diajukan oleh Amerika Serikat.
| Perang AS-Iran Ancam Ekonomi Dunia, Bank Dunia Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Global |
|
|---|
| Timur Tengah Membara! AS dan Iran Saling Serang, Gencatan Senjata Terancam Runtuh |
|
|---|
| Update Hari ke-104 Perang Iran: Teheran Serang Pangkalan AS dan Tutup Selat Hormuz Usai Dibom AS |
|
|---|
| Iran Mengamuk! Serang Pangkalan AS di 3 Negara dan Tutup Selat Hormuz |
|
|---|
| Update Perang Iran Hari ke-103: Serangan AS Dibalas, Ancaman Eskalasi Meningkat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Timur-Tengah-Memanas-Iran-Tuding-AS-Mulai-Perang-Hibrida-Pentagon-Bidik-Serangan-Terbaru.jpg)