Senin, 8 Juni 2026

Kupi Beungoh

Dolar Naik, Rupiah Melemah: Bagaimana Nasib Masyarakat Indonesia

Kenaikan nilai dolar Amerika Serikat (AS) dan melemahnya nilai rupiah bukan hanya persoalan yang dibahas oleh para ekonom atau pelaku bisnis.

Tayang:
Editor: Amirullah
SERAMBINEWS.COM/AI
RUPIAH MELEMAH - Rupiah kian melemah, siap-siap ini beberapa jenis barang yang berpotensi bakal naik harga. 

Oleh: Naisya Zahro. W

Kenaikan nilai dolar Amerika Serikat (AS) dan melemahnya nilai rupiah bukan hanya persoalan yang dibahas oleh para ekonom atau pelaku bisnis.

Bagi masyarakat Indonesia, kondisi ini dapat berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari, mulai dari meningkatnya harga barang hingga berkurangnya daya beli.

Oleh karena itu, fenomena ini perlu mendapat perhatian karena pengaruhnya dapat dirasakan oleh hampir semua lapisan masyarakat.

Kenaikan nilai dollar Amerika Serikat memberikan dampak yang signifikan terhadap perekonomian masyarakat Indonesia, salah satunya adalah peningkatan harga impor.

Setidaknya ada dua barang impor yang menjadi komoditas utama bagi masyarakat Indonesia, yaitu minyak mentah (petroleum) untuk bahan baku bahan bakar minyak dan beras.

Pelemahan rupiah juga dapat berdampak negatif pada kinerja pelaku usaha yang bergantung pada bahan baku impor. Misalnya industri farmasi petrokimia, makanan dan minuman, hingga tekstil.

Selain itu, kenaikan nilai dollar juga dapat mempengaruhi sektor ekspor Indonesia. Meskipun pada dasarnya bisa meningkatkan daya saing produk ekspor Indonesia, karena harganya menjadi lebih kompetitif di pasar internasional, tetapi hal itu dapat mengurangi margin keuntungan para produsen dalam negeri.

Maka, kenaikan nilai dollar harus dikelola dengan bijak oleh pemerintah Indonesia untuk memastikan dampak positif terhadap ekspor dapat seimbang dengan dampak negatifnya pada harga impor dan daya beli masyarakat. 

(https://www.allianz.co.id/explore/dollar-as-naik-apa-dampaknya-ke-masyarakat-indonesia.html)

Menurut saya, ketika dolar menguat dan rupiah melemah, masyarakat menjadi pihak yang paling merasakan dampaknya. Indonesia masih bergantung pada berbagai barang impor, seperti bahan baku industri, alat elektronik, obat-obatan, hingga beberapa kebutuhan pangan.

Ketika nilai tukar rupiah menurun terhadap dolar, biaya impor menjadi lebih mahal. Akibatnya, harga barang di dalam negeri juga berpotensi naik dan pada akhirnya membebani masyarakat sebagai konsumen.

(https://www.bbc.com/indonesia/articles/c5y9eexrq9zo)

Selain itu, pelemahan rupiah juga memengaruhi dunia usaha. Banyak perusahaan yang menggunakan bahan baku impor harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk produksi.

Jika biaya tersebut terus meningkat, perusahaan dapat menaikkan harga produk atau bahkan mengurangi jumlah tenaga kerja untuk menekan pengeluaran. Dampak tidak langsungnya adalah meningkatnya tekanan terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved