Kamis, 23 April 2026

100 Tahun Hasan Tiro

100 Tahun Hasan Tiro: Arsitek Narasi Keacehan

Ia menggali memori indatu, menyulamnya dengan semangat anti-kolonial, dan membingkainya dalam narasi yang membangkitkan kembali keberanian rakyat.

Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM/HO
Risman Rachman (Pemerhati Politik dan Pemerintahan) 

Dan dari hasil perjuangan itu, Aceh tidak hanya meminta.

Ia berhasil mengajak Indonesia untuk merumus ulang relasi kewenangan melalui MoU Helsinki.

Sebuah dokumen politik yang lahir bukan dari diplomasi semata, tetapi dari daya narasi yang mengakar dalam sejarah dan identitas.

Baca juga: Hasan Tiro, Surat Ultimatum dan Tragedi Pulot Cot Jeumpa Aceh Besar

Apakah Kita Masih…

Namun kini, seratus tahun Hasan Tiro, kita dihadapkan pada pertanyaan yang lebih mendalam: apa narasi besar keacehan hari ini?

Apakah kita masih memiliki cerita yang mampu menggerakkan rakyat secara kolektif?

Apakah kita masih punya daya narasi yang membuat pusat melirik, dan dunia menaruh hormat?

Sekarang, narasi yang kita punya tentang Aceh sedang berada dalam krisis pembangunan.

Infrastruktur yang masih tertinggal. Rumah sakit regional terbengkalai. Dana otonomi khusus yang menyusut.

Juga tentang angka kemiskinan yang masih tinggi dan juga jumlah pengangguran yang masih besar serta pertumbuhan ekonomi yang masih rendah.

Ini narasi yang mengikis kepercayaan publik. Yang merusak persatuan, yang membuat munculnya gerakan-gerakan kontra pembangunan. Tapi krisis ini bukan hanya soal anggaran.

Ia adalah krisis narasi.

Kita belum memiliki cerita bersama yang cukup kuat untuk menyatukan rakyat, meyakinkan pusat, dan mengundang simpati dunia.

Kita belum punya narasi yang menyentuh akar identitas, sekaligus menjawab tantangan zaman.

Narasi besar keacehan hari ini harusnya lahir dari keberanian menafsir ulang sejarah di atas kesadaran kekinian dan semangat meraih masa hadapan.

Ia harus berangkat dari semangat indatu, tapi tidak terjebak dalam romantisme.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved