Empat mahasiswa UNIKI Bireuen terpilih sebagai Relawan Pendidikan Yayasan Sukma Bangsa di pedalaman Aceh.
3 calon Rektor USK periode 2026–2031 resmi lolos penyaringan, yakni Prof Dr Ir Agussabti, Prof Dr Ir Marwan, dan Prof Dr Mirza Tabrani.
Banjir dan angin puting beliung melanda 11 kecamatan di Aceh Timur, merendam 2.818 rumah dan berdampak pada 11.488 jiwa.
Seluruh wilayah Kota Subulussalam pada Senin (12/1/2026) diselimuti awan dengan kelembaban udara mencapai 97 persen.
Menjadi relawan adalah tugas yang mulia di tengah bencana ini, untuk membantu dan meringankan beban saudara yang mengalami musibah.
Persiraja Banda Aceh menang tipis 1-0 atas Persikad Depok lewat gol sundulan Connor Flynn menit ke-70.
Gelembung gas masih muncul di pinggir sungai Desa Gunong Cut, Nagan Raya, hingga Minggu (11/1/2026).
DPP Banteng Muda Indonesia bersama BMI Aceh menyalurkan bantuan lanjutan ke korban banjir dan gempa di Aceh Tengah dan Bener Meriah.
Ratusan warga Peusangan Siblah Krueng, Bireuen, masih mengungsi karena rumah mereka terendam lumpur pascabanjir bandang.
Bencana yang mereka alami bukan sekadar peristiwa sesaat, melainkan pengalaman yang membekas dalam ingatan dan emosi anak-anak.
Bagi anak-anak, banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah Aceh akhir tahun lalu bukan sekadar peristiwa alam.
Satlantas Polres Aceh Timur membangun sumur bor di Gampong Beurandang untuk korban banjir.
Mahathir Mohamad, mantan PM Malaysia berusia 100 tahun, mengalami patah tulang pinggul setelah terjatuh di rumahnya.
Dua balita di Jatinegara diduga ditinggalkan orangtuanya di rumah terkunci tanpa pengawasan.
Bareskrim Mabes Polri menemukan indikasi pembukaan lahan ilegal di hutan lindung Serbajadi dan Simpang Jernih.
Pemkab Bireuen menargetkan pembangunan 3.692 hunian tetap (Huntap) bagi korban banjir di 17 kecamatan.
Bupati Nagan Raya TRK bersama Danrem 012/TU akan meresmikan jembatan bailey di Beutong Ateuh.
Gedung SDN 1 dan SMPN Beutong hancur diterjang banjir bandang, siswa terpaksa belajar di SDN 2.
Sebanyak 47 rumah warga Alue Limeng, Bireuen hilang akibat banjir bandang, sementara belasan lainnya terancam ambruk.
Pemkab Bireuen menargetkan pembangunan 3.692 hunian tetap (Huntap) bagi korban banjir besar.