KUPI BEUNGOH
Relawan, Ajang Anak Muda Mengabdi untuk Negeri
Menjadi relawan adalah tugas yang mulia di tengah bencana ini, untuk membantu dan meringankan beban saudara yang mengalami musibah.
Oleh: Irwandi, SHI, MH
BENCANA banjir bandang yang terjadi pada tanggal 26 November 2025 lalu, yang mengakibatkan 3 provinsi di Sumatera yaitu Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, mengalami duka yang mendalam.
Di Provinsi Aceh terdapat 18 kabupaten/kota yang paling parah terdampak banjir.
Di antaranya Kabupaten Pidie, Aceh Besar, Pidie Jaya, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Aceh Barat, Subulussalam, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Timur, Langsa, Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Singkil, Aceh Utara, Nagan Raya, dan Aceh Selatan.
Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Utara, dan Bireuen, serta Pijay, merupakan wilayah paling terdampak, terutama akibat kombinasi banjir bandang dan tanah longsor.
Bulan Desember 2025, para relawan dari berbagai kalangan, baik lintas organisasi, profesi, dan generasi terus bebenah dan mulai mengumpulkan teman–temannya untuk melakukan tugas yang mulia ini dalam membantu dan meringankan beban saudaranya.
Semangat jiwa kemanusiaan terus berkobar yang digerakkan oleh para relawan dalam mengorbankan tenaga, pikiran, dan harta dalam aksi solidaritas kemanusiaan.
Relawan adalah orang yang secara sukarela, tanpa dibayar, mendedikasikan waktu, tenaga, dan keahliannya untuk kegiatan sosial, kemanusiaan, atau lingkungan, seringkali untuk membantu sesama atau mengatasi masalah publik, seperti penanggulangan bencana, edukasi, kesehatan, atau pembangunan masyarakat.
Baca juga: Relawan KPM Tematik Kebencanaan FTK UIN Ar-Raniry untuk Aksi Kemanusiaan, Dilepas ke Bireuen
Istilah ini identik dengan kata "volunteer" dan konsepnya terus berkembang dari aksi langsung di lapangan hingga aktivitas daring, serta mencakup berbagai bidang dari sosial hingga pengembangan ilmiah.
Menjadi relawan adalah tugas yang mulia di tengah bencana ini, untuk membantu dan meringankan beban saudara yang mengalami musibah banjir bandang dan longsor.
Relawan ajang anak muda mengabdi untuk negeri adalah sebuah frasa umum yang merujuk pada berbagai program relawan dan inisiatif pemberdayaan masyarakat di Indonesia yang ditujukan bagi generasi muda fokus pada pengabdian dan edukasi.
Dalam sebuah organisasi diperlukan adanya jiwa-jiwa mau berkorban dan berjuang pada setiap individu anggotanya.
Jiwa-jiwa inilah yang menjadi penopang utama berdirinya sebuah organisasi.
Individu-individu yang memiliki jiwa seperti ini disebut sebagai relawan organisasi.
Dalam konteks ini, terlihat berberapa motif motivasi seseorang menjadi sukarelawan.
kupi beungoh
relawan
anak muda jadi relawan
banjir bandang dan longsor
bencana Aceh
Banda Aceh
Serambinews.com
Serambi Indonesia
| Memaknai Normalitas Pendidikan Pascabencana |
|
|---|
| Fenomena Mualaf di Aceh: Ketika Islam Dihidupkan, Bukan Dipaksakan |
|
|---|
| Aceh, Banjir Bandang, dan Krisis Tata Kelola Lingkungan |
|
|---|
| Ketika Darurat Mengaburkan Akuntabilitas: Catatan Kritis Tata Kelola Bantuan Bencana |
|
|---|
| Demokrasi yang Diringkas: Pilkada dalam Cengkeraman Elite |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Irwandi-SHI-MH.jpg)