Pemerintah Pusat melalui Kementrian Keuangan (Kemenkeu) RI, Senin (1/12/2025) mendatangkan bantuan bahan pangan untuk korban banjir di Langsa.
Senin, 1 Desember 2025
Bahan pangan Kemenkeu ini, yakni beras 2 ton atau 400 sak, minyak goreng 2,3 ton atau 1.140 pack, pakaian 29 kodi senilainarp 15 juta
Senin, 1 Desember 2025
Hingga hari ini masyarakat di wilayah Langsa semakin sulit memperoleh BBM baik jenis pertalite dan pertamax
Senin, 1 Desember 2025
Update terbaru pascabanjir yang melanda wilayah Kota Langsa, Wali Kota Jeffry Sentana melaporkan bahwa 3 orang meninggal dunia.
Senin, 1 Desember 2025
Harga pangan di Kota Langsa melonjak drastis pasca banjir, dengan kenaikan mencapai lebih dari 100 persen.
Minggu, 30 November 2025
Paska banjir surut, Kamis (26/11/2025) hingga hari ini antrean kendaraan roda dua dan roda empat, membludak di semua SPBU di wilayah Langsa Kota
Minggu, 30 November 2025
Jeffry mengatakan, terobosan dan respons cepat Pemerintah Kota Langsa dalam menangani darurat banjir yang melanda wilayah Langsa
Minggu, 30 November 2025
Saat ini sebagian masyarakat memanfaatkan air bersih dari daerah Lengkong dengan membelinya menggunakan jeuriken.
Minggu, 30 November 2025
"Besok bantuan kepada korban banjir akan dilanjutkan kembali untuk disalurkan," pungkas Plt Kadinsos Langsa ini.
Minggu, 30 November 2025
Akibat ketiadaan pasokan air sejak Kamis (26/11/2925), masyarajat belum bisa membersihkan lumpur di rumahnya
Minggu, 30 November 2025
Puluhan ribu masyarakat harus meninggalkan rumah mereka mencari tempat perlindungan, karena ketinggian
Minggu, 30 November 2025
Pascabanjir surut sejak Kamis (26/11/2025), masyarakat Kota Langsa mulai sulit mendapatkan air bersih.
Minggu, 30 November 2025
Menurut Jeffry, Kapal Republik Indonesia (KRI) Sutedi Senoputra-378 yang akan bersandar ke Pelabuhan Kualan Langsa bukan untuk misi tempur.
Minggu, 30 November 2025
Pasca banjir surut di Kota Langsa pada Kamis (27/11/2025), Pemerintah Kota Langsa mulai menyalurkan bantuan masa panik ke sejumlah
Sabtu, 29 November 2025
Menurut Jeffry, musibah banjir yang melanda Kota Langsa telah berdampak pada 170 ribu jiwa dan 55 ribu rumah.
Kamis, 27 November 2025
Pemerintah Kota (Pemko) Langsa menetapkan status darurat terkait banjir yang melanda daerah ini, Rabu (26/11/2025).
Rabu, 26 November 2025
Hingga Rabu (26/11/2025) siang ini wilayah Kota Langsa masih diguyur hujan yang mengakibatkan aktivitas masyarakat lumpuh.
Rabu, 26 November 2025
Sementara sebagian masyarakat yang rumahnya terendam sebagian telah mengungsi ke rumah kerabat, masjid, ataupun musala
Rabu, 26 November 2025
Akibat curah hujan tinggi selama 3 hari terakhir ini, Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Langsa mulai meluap, Selasa (25/11/2025).
Selasa, 25 November 2025
Hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Langsa pada Selasa malam, menyebabkan saluran air meluap.
Selasa, 25 November 2025