Berita Politik
PKB Aceh Jaring Kader Internal dan Tokoh Eksternal untuk Pimpinan DPC
DPW Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Aceh Jaring Kader Internal dan Tokoh Eksternal untuk Pimpinan DPC
Lebih jauh, HRD menekankan bahwa PKB tidak sekadar hadir sebagai partai politik elektoral, melainkan sebagai sarana perjuangan untuk menghadirkan kemanfaatan dan kemaslahatan bagi masyarakat, bangsa dan agama.
Berpolitik di PKB, menurutnya, adalah bagian dari jihad sosial untuk berbuat kebaikan melalui jalur konstitusional.
“PKB hadir bukan hanya untuk mengurus politik praktis, tetapi bagaimana melalui politik kita bisa mengawal kebijakan, merumuskan kebijakan yang berpihak, serta memperjuangkan dan mengawal aspirasi masyarakat. Dengan PKB, masyarakat harus merasakan manfaat dan dampak positif yang nyata,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, HRD juga memberikan perhatian khusus kepada generasi muda Aceh, terutama politisi muda yang berlatar belakang pesantren, santri, dan dayah.
Baca juga: Profil Tgk Mujlisal, Sekretaris DPW PKB Aceh Periode 2026–2031
Ia mengajak para santri dari dayah modern maupun dayah salafi untuk tidak alergi terhadap politik, dan menjadikan PKB sebagai kendaraan perjuangan.
“PKB Aceh sangat terbuka bagi kader-kader muda berlatar belakang santri dan dayah. Politik adalah alat, dan PKB adalah perahu perjuangan untuk berijtihad, berbuat kebaikan, dan membawa kemaslahatan umat melalui kebijakan publik,” pungkas H Ruslan.
Telah membentuk tim
Untuk mengkoordinir proses penataan dan penjaringan DPC, sesuai arahan dan mandat dari DPP PKB, DPW PKB Aceh telah membentuk Tim Penataan Struktur dan Panitia Seleksi DPC PKB se-Provinsi Aceh yang berjumlah lima orang atau dikenal sebagai Tim Lima.
Tim ini bertugas melakukan pemetaan, penjaringan, dan seleksi bakal calon Ketua DPC PKB kabupaten/kota se-Aceh. Tim tersebut diketuai oleh Muhammad Adam, dengan anggota Salihin, Rijaluddin, Amiruddin M. Daud dan Tgk. Zulfikar.
Pembentukan tim ini menjadi penegasan bahwa seluruh tahapan penataan dan seleksi kepengurusan DPC PKB Aceh periode 2026–2031 dilaksanakan secara terstruktur, objektif, dan sesuai dengan mekanisme organisasi partai .
DPW PKB Aceh berharap, melalui proses ini akan lahir kepemimpinan DPC yang kuat, inklusif, dan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh di setiap kabupaten dan kota. (adi)
Baca juga: HRD Tegaskan Target 15 Kursi DPRA di Pileg 2029 Saat Malam Ta’arufan DPW PKB Aceh
| Buka Muscab PKB Serentak di Bireuen, HRD Minta Kader Hadir Langsung di Tengah Masyarakat |
|
|---|
| Nyak Dhien Gajah: Pokir Bukan Hak Dewan, Tapi Aspirasi Rakyat |
|
|---|
| DPRA Bentuk Pansus Evaluasi LKPJ Gubernur Aceh 2025, Ini Susunan Anggotanya |
|
|---|
| Lima Tokoh Muncul di Bursa Calon Ketua DPC PKB Aceh Timur Periode 2026-2031, Ini Nama dan Profilnya |
|
|---|
| Anggota DPRA Minta Bertemu Khusus dengan Mualem tanpa Pimpinan Dewan, Ada Apa? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/HRD-ajak-kader-PKB-Aceh-pimpin-dpc.jpg)