Selasa, 28 April 2026

Serambi Ramadhan

Tgk Sirajuddin Ajak Umat Perkuat Solidaritas di Bulan Ramadhan, Pahala Setara Orang Berpuasa

Tgk Sirajuddin menjelaskan, keutamaan tersebut bukan sekadar simbolis, melainkan motivasi nyata agar umat Islam berlomba-lomba dalam kebaikan.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Ansari Hasyim
Serambinews.com
SERAMBI RAMADHAN - Dewan Pembina ISAD Aceh, Dr Tgk H Sirajuddin Saman MA menjadi narasumber dalam program ‘Serambi Ramadhan’ yang ditayangkan di Youtube Serambinews, Sabtu (21/2/2026), dipandu oleh host Agus Ramadhan. 

Tgk Sirajuddin Ajak Umat Perkuat Solidaritas di Bulan Ramadhan, Pahala Setara Orang Berpuasa

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Dewan Pembina Ikatan Sarjana Alumni Dayah (ISAD) Aceh, Dr Tgk H Sirajuddin Saman MA, mengajak umat Islam untuk memperkuat solidaritas sosial selama bulan suci Ramadhan.

Ia menekankan besarnya pahala bagi siapa saja yang membantu dan bahkan memberi makanan berbuka kepada orang yang berpuasa, apalagi orang tersebut merupakan korban bencana musibah banjir dan longsor.

Hal itu disampaikannya dalam program ‘Serambi Ramadhan’ edisi Sabtu (21/2/2026), dengan mengangkat tema "Puasa: Antara Lapar, Haus dan Solidariyas”, dipandu host Agus Ramadhan.

Program ini merupakan kerja sama Serambi Indonesia dengan ISAD Aceh, yang didukung Bank Aceh Syariah. Tayang setiap hari pukul 14.30 WIB selama bulan Ramadhan.

Mengutip hadis Nabi Muhammad SAW, “Barangsiapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga,” (HR Tirmidzi).

Tgk Sirajuddin menjelaskan, keutamaan tersebut bukan sekadar simbolis, melainkan motivasi nyata agar umat Islam berlomba-lomba dalam kebaikan.

“Misalnya kita memberi 10 porsi makanan kepada 10 orang yang berpuasa, maka pada hari itu kita mendapatkan pahala seperti 11 orang yang berpuasa. Satu pahala puasa milik kita sendiri dan 10 pahala dari mereka yang kita bantu, tanpa mengurangi nilai pahala mereka sedikit pun,” ujarnya.

Menurutnya, semangat berbagi ini perlu terus ditumbuhkan, terlebih dalam kondisi sebagian masyarakat yang masih menghadapi berbagai kesulitan ekonomi maupun musibah.

Ia menyebut Ramadhan sebagai momentum terbaik untuk menanamkan empati dan kepedulian sosial.

Tgk Sirajuddin juga mengingatkan agar umat tidak merendahkan atau menyalahkan orang-orang yang sedang diuji oleh Allah SWT.

“Jangan pernah menghina, jangan pernah meremehkan mereka yang hari ini sedang lemah. Bangkitkan semangat mereka dengan berbagai cara semampu kita,” katanya.

Ia menekankan bahwa bentuk pertolongan tidak selalu harus berupa materi.

 “Siapa yang punya kemampuan biaya, tolong dengan biaya. Tidak mampu dengan biaya, dengan tenaga. Tidak mampu dengan tenaga, dengan kata-kata yang baik. Bahkan jika tidak mampu dengan kata-kata, maka dengan diam dan tidak menyakiti,” tegasnya.

Lebih lanjut, Tgk Sirajuddin menyoroti adanya anggapan di luar daerah yang mengaitkan musibah dengan tudingan sebagai laknat atau hukuman tertentu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved