Minggu, 10 Mei 2026

Ramadhan 2026

Ramadhan, Bacaan Doa dan Ulasan Sejumlah Hal Membatalkan Puasa

Kehadirannya tidak sekadar pergantian waktu, tetapi juga momentum istimewa untuk memperbanyak ibadah, memperbaiki diri,

Tayang:
Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/AI
RAMADHAN - Awal puasa Ramdhan 1447 akan jatuh pada Kamis (19/2/2026). Berikut ulasan hal-hal membatalkan puasa. 

Jika pingsan hanya terjadi pada sebagian waktu dan masih ada kesadaran di waktu lain, sebagian besar ulama berpendapat puasanya tetap sah. Hal ini menunjukkan adanya pertimbangan kondisi dalam penetapan hukum.

9. Murtad (Keluar dari Islam)
Apabila seseorang keluar dari Islam saat sedang berpuasa, maka puasanya otomatis batal. Ibadah puasa mensyaratkan keimanan sebagai dasar pelaksanaannya.

Karena itu, menjaga akidah menjadi fondasi utama dalam setiap ibadah. Tanpa keimanan, amalan yang dilakukan tidak memiliki nilai di sisi Allah SWT.

Amalan Sunah 

Selain berpuasa wajib selama Ramadhan, muslim dapat melakukan beberapa amalan sunah untuk mendapatkan lebih banyak pahala, seperti disebutkan dalam laman Kementerian Agama Lampung Timur berikut.

1. Sholat Sunah
Bulan Ramadhan adalah momentum istimewa untuk memperbanyak ibadah, termasuk sholat sunah. 

Di bulan penuh berkah ini, umat Islam dianjurkan menambah kualitas dan kuantitas sholat sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT.

Beberapa sholat sunah yang bisa diamalkan antara lain sholat Dhuha untuk memohon kelapangan rezeki, sholat rawatib sebagai penyempurna sholat wajib, serta sholat tarawih yang menjadi ciri khas Ramadhan

2. Membaca Al-Quran
Ramadhan dikenal sebagai bulan diturunkannya Al-Quran, sehingga membaca dan mentadabburi isinya menjadi amalan yang sangat dianjurkan. 

Mengisi waktu dengan tilawah membuat hari-hari puasa lebih bermakna dan bernilai ibadah.

Tidak hanya membaca, memahami makna dan mengamalkan ajarannya akan semakin menyempurnakan ibadah Ramadhan.

Interaksi yang intens dengan Al-Quran dapat menumbuhkan ketenangan jiwa sekaligus memperkuat keimanan.

3. Sedekah
Memperbanyak sedekah dan infak di bulan Ramadhan menjadi salah satu amalan utama yang membawa keberkahan besar. 

Di bulan ini, setiap kebaikan dilipatgandakan pahalanya, sehingga berbagi kepada sesama menjadi kesempatan emas untuk meraih ganjaran berlimpah.

Sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah, Rasulullah Saw bersabda:

"Wahai manusia, telah tiba bulan yang agung lagi mulia. Bulan yang di dalamnya terdapat malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Allah telah menjadikan puasanya wajib dan shalat malamnya sebagai amal sunnah. 

Barangsiapa melakukan satu ibadah sunnah pada bulan ini, maka pahalanya seperti menunaikan satu kewajiban di bulan lainnya. Dan barangsiapa menunaikan satu ibadah wajib pada bulan ini, maka pahalanya seperti menunaikan tujuh puluh kewajiban di bulan lainnya. 

Ini adalah bulan kesabaran. Pahala kesabaran adalah surga. Juga bulan kepedulian, bulan saat rezeki orang mukmin ditambah. Barangsiapa memberi makanan berbuka untuk orang yang berpuasa pada bulan ini, maka dosa-dosanya akan diampuni, terbebas dari api neraka, dan memperoleh pahala seperti pahala orang yang ia beri makanan tadi tanpa mengurangi pahala orang itu sedikitpun.” (HR Ibnu Khuzaimah).

Sumber: Tribunnews
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved