Rabu, 15 April 2026

Ramadhan 2026

Doa Berbuka Puasa Ramadan 2026 Lengkap dalam Bahasa Arab, Latin, dan Artinya

Berikut bacaan niat puasa Ramadan dan doa berbuka puasa lengkap dengan tulisan Arab, latin, serta artinya yang bisa diamalkan.

|
Editor: Amirullah
SERAMBINEWS.COM/AI
ILUSTRASI BERBUKA PUASA - Doa Berbuka Buka Puasa Ramadan 2026 Lengkap dalam Bahasa Arab, Latin, dan Artinya 

SERAMBINEWS.COM – Ramadan 1447 Hijriah sudah tiba. Bagi umat Muslim, momen ini bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga memperkuat niat serta memperbanyak doa.

Berikut bacaan niat puasa Ramadan dan doa berbuka puasa lengkap dengan tulisan Arab, latin, serta artinya yang bisa diamalkan.

Bacaan Niat Puasa Ramadan

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin 'an adaa'i fardhi syahri ramadhaana haadzihis sanati lillahi ta'ala

Artinya: “Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta'ala.”

Niat ini bisa diucapkan secara lisan maupun cukup di dalam hati. Waktunya dilakukan pada malam hari, setelah salat Tarawih, atau sebelum fajar usai sahur. Yang terpenting adalah adanya kesungguhan hati untuk menjalankan ibadah puasa.

Doa Berbuka Puasa

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa'alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin

Artinya: “Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih.”

Setelah seharian berpuasa, umat Muslim dianjurkan membaca doa ini sebagai ungkapan syukur. Umumnya dibaca saat hendak berbuka atau setelah meneguk air dan menyantap kurma. Namun, jika dibaca tepat sebelum berbuka pun tetap diperbolehkan.

Ulasan ini sekadar pengingat. Bisa jadi ada yang lupa bacaannya, atau mungkin baru belajar menjalankan puasa, termasuk saudara-saudara mualaf yang pertama kali menyambut Ramadan.

Baca juga: Jangan Sampai Puasa Sia-sia! Buya Yahya Sebut Amalan Ramadhan yang Lebih Dahsyat dari Puasa &Tarawih

Baca juga: ASN Siap-Siap! THR 2026 Cair Lebih Awal, Kemenkeu Siapkan Anggaran Rp 55 Triliun

 Awal Ramadan 1447 H Berbeda

Tahun ini, awal Ramadan 1447 H berpotensi berbeda penetapannya. Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Penetapan tersebut mengacu pada metode hisab hakiki wujudul hilal berbasis Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Metode ini menggunakan perhitungan astronomis akurat untuk menentukan awal bulan Hijriah, dengan syarat ijtima’ terjadi sebelum matahari terbenam dan posisi hilal sudah berada di atas ufuk.

Berdasarkan perhitungan, ijtimak terjadi pada Selasa Kliwon, 29 Syaban 1447 H atau 17 Februari 2026 pukul 12.01 UTC. Awalnya belum ada wilayah yang memenuhi Parameter Kalender Global (PKG) 1. Namun setelah pukul 16.06 UTC, terdapat wilayah di daratan Amerika yang memenuhi kriteria PKG 2, dengan tinggi Bulan di atas 5 derajat dan elongasi lebih dari 8 derajat.

Dengan terpenuhinya syarat tersebut, Muhammadiyah menetapkan awal puasa pada 18 Februari 2026.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved