Serambi Ramadhan
Tgk Rusli Daud: Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar, Tapi Juga Jalan Revolusi Akhlak
“Rasulullah SAW bersabda, ‘Innama bu‘itstu liutammima makarimal akhlak’, sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Amirullah
Tgk Rusli Daud: Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar, Tapi Juga Jalan Revolusi Akhlak
SERAMBINEWS.COM – Dewan Pembina Ikatan Sarjana Alumni Dayah (ISAD) Aceh, Tgk Rusli Daud M.Ag menyampaikan, Ibadah puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi memiliki peran besar dalam membentuk akhlak serta kepekaan sosial umat Islam.
Hal tersebut disampaikan dalam program Serambi Ramadhan yang tayang di kanal YouTube Serambinews, Senin (23/2/2026) dengan mengangkat tema "Puasa dan Revolusi Akhlak: Dari Ibadah Menuju Kepedulian Sosial", dipandu host Sri Anggun Oktaviana.
Program ini merupakan kerja sama Serambi Indonesia dengan ISAD Aceh, yang didukung Bank Aceh Syariah. Tayang setiap hari pukul 14.30 WIB selama bulan Ramadhan.
Baca juga: Tak Semua Wajib Puasa! Buya Yahya: 9 Golongan Ini Boleh Tinggalkan Puasa Ramadhan, Terbanyak Wanita
Tgk Rusli Daud menegaskan bahwa puasa merupakan sarana penting dalam merevolusi akhlak manusia, sebagaimana misi utama diutusnya Rasulullah SAW.
“Rasulullah SAW bersabda, ‘Innama bu‘itstu liutammima makarimal akhlak’, sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan akhlak yang mulia,” ujarnya.
Menurutnya, hadis tersebut menegaskan bahwa inti ajaran Islam tidak dapat dilepaskan dari pembentukan akhlak.
Puasa, sebagai salah satu ibadah utama dalam Islam, menjadi media efektif untuk mengimplementasikan etika-etika kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Artinya, fungsi Rasul itu adalah membentuk akhlak. Akhlak ini bukan hanya kepada Allah, tetapi juga kepada manusia, bahkan kepada seluruh makhluk,” katanya.
Ia menjelaskan, pemahaman akhlak dalam Islam bersifat luas dan menyeluruh.
Baca juga: Tangisan Keuchik Puasa dalam Lumpur: Alarm Darurat Aceh di Tepi Kebangkrutan
Akhlak tidak berhenti pada hubungan vertikal antara hamba dengan Tuhan, melainkan juga mencakup hubungan horizontal dengan sesama manusia dan alam semesta.
“Kita harus berakhlak baik kepada manusia, kepada hewan, kepada hutan, dan kepada alam. Semua itu bagian dari ajaran Islam,” ungkapnya.
Ia menambahkan, puasa mengajarkan pengendalian diri yang berdampak langsung pada perilaku sosial.
Rasa lapar dan haus yang dirasakan selama berpuasa menumbuhkan empati kepada mereka yang kurang beruntung, sekaligus melatih kesabaran dan kejujuran.
“Puasa itu menggambarkan ibadah secara holistik dalam Islam. Bukan hanya ritual, tetapi juga membentuk kesadaran moral dan sosial,” jelasnya.
| I’tikaf Akhir Ramadhan Jadi Momentum Penyucian Jiwa dan Penguatan Kepedulian Sosial |
|
|---|
| Ciri Jiwa Bersih Usai Ramadhan, Tgk Darmawan Sebut Istiqamah Beribadah hingga Menjauhi Kecurangan |
|
|---|
| Tak Hanya Ibadah, Zakat Fitrah Dinilai Mampu Menguatkan Solidaritas Sosial Masyarakat |
|
|---|
| Memasuki Fase 10 Malam Terakhir Ramadhan, Kuantitas Ibadah Harus Seimbang dengan Nilai Ihsan |
|
|---|
| Surga Juga Merindukan Manusia, Tgk Wahyu Mimbar: Ini 4 Golongan yang Disebut dalam Hadis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/SERAMBI-RAMADHAN-Dewan-Pembina-ISAD-Aceh-Tgk-Rusli-Daud-MAg-menjadi-narasumber.jpg)