Kamis, 4 Juni 2026

Ramadhan 2026

Dilarang Puasa oleh Mandor, Bolehkah Berbohong Demi Ibadah? Ini Jawaban Buya Yahya

Menanggapi hal tersebut, Buya Yahya menegaskan bahwa seorang Muslim seharusnya tetap berusaha menjaga ibadahnya.

Tayang:
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
YOUTUBE/AL-BAHJAH TV
Pendakwah Buya Yahya 

SERAMBINEWS.COM - Umat Muslim yang bekerja di lingkungan non-Muslim terkadang menghadapi dilema saat menjalankan ibadah. Salah satunya dialami seorang pekerja tukang besi di Amerika Tengah yang dilarang berpuasa oleh mandornya.

Meski demikian, ia tetap berpuasa, namun mengatakan kepada atasannya bahwa dirinya tidak berpuasa. Lantas, apakah tindakan tersebut termasuk berdosa karena berbohong?

Pendakwah asal Cirebon, Buya Yahya, memberikan penjelasan terkait persoalan tersebut.

Pertanyaan itu datang dari seorang pekerja yang bekerja sebagai tukang besi di wilayah Amerika Tengah, tepatnya di Honduras, Panama, dan Costa Rica. Di tempat kerjanya, mandor melarang para pekerja untuk menjalankan ibadah puasa.

Meski demikian, pekerja tersebut tetap berpuasa secara diam-diam. Ia mengaku kepada mandornya bahwa dirinya tidak berpuasa agar tidak dimarahi.

Menanggapi hal tersebut, Buya Yahya menegaskan bahwa seorang Muslim seharusnya tetap berusaha menjaga ibadahnya.

Baca juga: Ingin Dapat Lailatul Qadar? Buya Yahya Anjurkan Rutin Lakukan 3 Ibadah Ini di Malam Ramadhan

Ia juga menyarankan agar seseorang mencari lingkungan kerja yang memungkinkan dirinya menjalankan kewajiban agama dengan lebih leluasa.

“Bumi Allah luas. Rezeki tidak hanya datang dari satu perusahaan saja,” ujar Buya Yahya dikutip dari YouTube Al Bahjah, Senin (9/3/2026).

Namun, jika masih berada di lingkungan kerja yang tidak mengizinkan menjalankan ibadah, seseorang bisa mencari cara agar tetap dapat beribadah tanpa menimbulkan konflik.

Buya Yahya mencontohkan kasus serupa ketika seseorang ingin melaksanakan salat, tetapi tidak diizinkan oleh tempat kerjanya. Sementara itu, izin untuk ke toilet atau merokok justru diperbolehkan.

Dalam kondisi seperti itu, menurutnya seseorang boleh saja meminta izin ke toilet untuk menunaikan salat.

“Kalau jujur mereka tidak mengizinkan, maka ya dibohongi untuk melaksanakan kewajiban,” jelasnya.

Baca juga: Penderita Ambeien Oles Salep di Siang Hari Ramadhan, Puasanya Batal atau Tidak? Ini Kata Buya Yahya

Meski demikian, ia menilai cara terbaik adalah tidak perlu berbohong secara langsung. Seseorang cukup tidak menceritakan bahwa dirinya sedang berpuasa.

Menurut Buya Yahya, puasa merupakan ibadah yang relatif mudah disembunyikan karena tidak terlihat oleh orang lain.

“Puasa itu ibadah yang paling mudah. Tidak ketahuan orang. Berbeda dengan salat yang terlihat rukuk dan sujud,” katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved