Kajian Islam
Bolehkah Niat Puasa Qadha Digabung Senin Kamis? Simak Penjelasan Buya Yahya
Menurutnya, menggabungkan niat puasa wajib (qadha Ramadhan) dengan puasa sunnah seperti Senin-Kamis tidak diperkenankan.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Nurul Hayati
Menurutnya, pemahaman bahwa niat harus diucapkan secara khusus bahkan dihafal justru bisa menimbulkan kesalahpahaman.
Ia mencontohkan, ada orang yang tidak berpuasa hanya karena merasa belum melafalkan niat dengan benar.
Padahal, niat cukup dilakukan dalam hati, bahkan bisa dilakukan kapan saja sebelum waktu puasa dimulai.
Niat Bisa Dilakukan Kapan Saja di Malam Hari
Buya Yahya juga menjelaskan, niat puasa bisa dilakukan sejak malam hari hingga sebelum fajar.
Bahkan, jika seseorang baru ingat saat sedang salat malam, niat tetap sah selama masih dalam waktunya.
“Lintaskan saja di hati, ingin puasa besok, itu sudah sah,” pungkasnya.
Dengan penjelasan ini, diharapkan umat Muslim tidak lagi bingung dalam menjalankan ibadah puasa, baik yang wajib maupun sunnah.
(Serambinews.com/Firdha)
| Buya Yahya Ungkap Bahaya Membuka Aib Zina kepada Anak, Bisa Berdampak pada Masa Depannya |
|
|---|
| Punya Masa Lalu Zina, Perlukah Mengaku kepada Calon Suami atau Istri? Ini Penjelasan Buya Yahya |
|
|---|
| Istri Sering Chat dengan Pria Lain? Buya Yahya Beri Peringatan soal Bahaya yang Mengintai |
|
|---|
| Benarkah Nasib Baik & Buruk Terlihat saat Usia 40 Tahun? Buya Yahya: Sukses Tidak Ditentukan Usia |
|
|---|
| Viral Mahasiswa Sesama Pria Ciuman di PNJ, Ini Kata Buya Yahya Cara Menyikapi Pelaku Homoseksual |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pendakwah-Buya-Yahya-Al-Bahjah.jpg)