Jumat, 5 Juni 2026

Kajian Islam

Istri Sering Chat dengan Pria Lain? Buya Yahya Beri Peringatan soal Bahaya yang Mengintai

Dalam sebuah ceramahnya, Buya Yahya menjelaskan bahwa pada dasarnya chatting tidak berbeda dengan berbicara secara langsung.

Tayang:
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBI/SYAMSUL AZMAN
Ustaz Yahya Zainul Ma'arif Jamzuri Lc MA PhD atau yang lebih dikenal Buya Yahya saat menyampaikan khotbah Jumat di Masjid Haji Keuchik Leumiek (HKL), Banda Aceh, Jumat (16/12/2022). 

SERAMBINEWS.COM - Fenomena komunikasi melalui aplikasi pesan instan kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Meski demikian, Buya Yahya mengingatkan agar pria maupun wanita berhati-hati saat berinteraksi dengan lawan jenis melalui media komunikasi seperti WhatsApp, SMS, maupun telepon.

Dalam sebuah ceramahnya, Buya Yahya menjelaskan bahwa pada dasarnya chatting tidak berbeda dengan berbicara secara langsung.

Karena itu, hukum asalnya diperbolehkan selama dilakukan untuk kebutuhan yang wajar dan tidak melanggar syariat.

"Chatting itu sama dengan berbicara, cuma bicaranya dengan alat," jelas Buya Yahya dikutip Kamis (5/6/2026) dari YouTube Al Bahjah.

Ia mencontohkan percakapan antara pembeli dan penjual atau komunikasi terkait pekerjaan yang memang diperlukan. Menurutnya, hal tersebut tidak menjadi masalah selama tetap berada dalam batas kewajaran.

Baca juga: Benarkah Nasib Baik & Buruk Terlihat saat Usia 40 Tahun? Buya Yahya: Sukses Tidak Ditentukan Usia

Namun, Buya Yahya mengingatkan bahwa media komunikasi modern memiliki potensi bahaya yang perlu diwaspadai.

Ia menilai banyak hubungan rumah tangga yang terganggu karena kedekatan yang berawal dari percakapan melalui pesan pribadi.

Menurutnya, seseorang bisa saja mulai terpesona oleh perhatian atau kata-kata manis yang diterima dari lawan jenis melalui chat. Kondisi itu dapat membuat hati perlahan berubah tanpa disadari.

"Kadang dunia khayalan itu lebih indah. Mulai terpesona dengan sikap yang terlihat lembut dan perhatian," ujarnya.

Buya Yahya menyebut bahwa telepon dan chatting sering kali masuk ke wilayah yang menyerupai khalwat atau berduaan secara tersembunyi. Sebab, isi percakapan hanya diketahui oleh kedua pihak yang berkomunikasi.

Karena itu, ia mengingatkan agar setiap muslim menjaga hati dan segera menghentikan komunikasi apabila mulai muncul tanda-tanda yang tidak baik.

Baca juga: Viral Mahasiswa Sesama Pria Ciuman di PNJ, Ini Kata Buya Yahya Cara Menyikapi Pelaku Homoseksual

Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan dalam penggunaan media komunikasi, terutama bagi mereka yang sudah berumah tangga. Menurutnya, percakapan yang baik tidak perlu disembunyikan dari pasangan.

Buya Yahya bahkan memberikan ukuran sederhana untuk menilai apakah sebuah percakapan masih berada dalam batas yang aman atau tidak.

Menurutnya, seseorang seharusnya tidak keberatan apabila isi percakapan tersebut diketahui oleh orang tua atau pasangan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved