Minggu, 26 April 2026

Bencana Banjir Aceh

VIDEO - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, Kunjungi Aceh Tamiang

Kang Dedi Mulyadi, Gubernur Jabar, tiba di Aceh Tamiang bawa bantuan 1,5 ton & Rp 450 Juta! Kunjungi korban dan janji bantu bangun 50 rumah.

Penulis: Zubir | Editor: Khusna Maulidia

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zubir / Kota Langsa

SERAMBINEWS.COM, KOTA LANGSA - Gubernur Jawa Barat, Dedy Mulyadi atau akrab disapa Kang Mulyadi, tiba di Kabupaten Aceh Tamiang pada Sabtu (6/12/2025) siang untuk mengunjungi korban banjir. Kunjungan di penghujung Tahun 2025 ini dilakukan menggunakan pesawat ringan (Light Aircraft) Susi Air. Kang Mulyadi terbang dari Bandung, singgah di Padang untuk membeli logistik, kemudian singgah lagi di Bandara Cilangit, Sumatera Utara, sebelum akhirnya mendarat di Landasan Pacu (Runway) Pelabuhan Kuala Langsa sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam rombongan tersebut, Kang Mulyadi didampingi oleh Wali Kota Depok, Supian Suri, dan Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu. Rombongan ini membawa bantuan logistik berupa sandang pangan seberat 1,5 ton dan uang tunai total Rp 450 juta. Sebanyak Rp 300 juta dari dana tersebut dibagikan secara langsung oleh Kang Mulyadi kepada korban banjir Aceh Tamiang selama perjalanan, sementara sisanya merupakan bagian dari bantuan yang diserahkan di posko.

Kedatangan Kang Mulyadi, yang saat ini cukup viral di kalangan TikToker, turut difasilitasi oleh Ketua IMI Langsa, Dalem Syukir. Kunjungan ini tidak hanya bertujuan untuk menyalurkan bantuan sosial, tetapi juga memiliki misi pribadi. Sebelum menuju tiga titik posko pengungsian, Kang Mulyadi bersama rombongan menuju Desa Tupah, Kecamatan Karang Baru. Tujuannya adalah untuk menemui dan melepas rindu dengan adik sepupunya, Teteh Nining, yang tinggal di sana dan belum pernah mereka jumpai sejak 20 tahun silam.

Di samping penyaluran bantuan logistik dan uang tunai, Kang Mulyadi juga menyampaikan komitmennya. Menurut Dalem, Gubernur Jabar tersebut berjanji akan berupaya membantu pembangunan 50 unit rumah bagi korban banjir di Desa Tupah, tempat tinggal sepupunya. Selain itu, Kang Mulyadi juga menyoroti akar masalah bencana ini, yaitu adanya pihak yang sengaja merusak hutan dan memotong kayu. Ia mendesak agar pengrusakan hutan dihentikan, pelakunya ditindak tegas, dan hasil yang telah diambil dari hutan disita kembali untuk upaya pemulihan atau recovery Aceh Tamiang.

Setelah rangkaian kegiatan di Aceh Tamiang, Kang Mulyadi direncanakan akan melanjutkan kunjungan untuk mendatangi korban banjir di Bener Meriah dan Aceh Tengah pada Minggu (7/12/2025).

Baca juga: VIDEO - Aceh Tamiang Porak-Poranda, Lebih Parah dari Tragedi Banjir Bandang 2006

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved