Kamis, 23 April 2026

Video

VIDEO - Dayah Darul Mukhlisin Aceh Tamiang Dikepung Ribuan Kayu

Sebagian besar kayu tampak sudah tidak utuh lagi. Beberapa kayu utuh yang bernomor merah sudah dilingkari garis polisi. 

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: m anshar

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM,ACEH TAMIANG - Ada ribuan kayu gelondongan masih memenuhi halaman Dayah Darul Mukhlisin, Desa Tanjung Karang, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, Sabtu (20/12/2025).

Kayu-kayu tersebut masih terlihat banyak dan mengepung di Dayah tersebut setelah dibawa arus banjir bandang yang menimpa Aceh Tamiang pada akhir November 2025 lalu.

Kayu-kayu besar sepanjang dua hingga tiga meter menumpuk di halaman pesantren hingga menutupi kali kecil. Sebagian besar kayu tampak sudah tidak utuh lagi. Beberapa kayu utuh yang bernomor merah sudah dilingkari garis polisi. 

Pintu masuk Dayah juga dipasang garis kuning. Meski demikian, banyak warga bisa memasuki pagar besi Dayah yang sudah bolong di bagian pinggir. Kayu-kayu itu menyeberang hingga ke seberang jalan.

Hanya saja, ukuran kayu yang mengumpul di luar Dayah terbilang lebih kecil ketimbang di dalam pagar. Abu Khaidir warga Aceh Utara saat berkunjung dan mengantar bantuan mengatakan, belum ada yang membersihkan kayu-kayu tersebut.

Ia mebawa Donasi dari Urvan dan Tgk Martin serta rekan rekan di Malaysia, yaitu berupa beras, roti, makanan lainnya, dan juga alquran, mukena serta kain sarung.

Bantuan teresebut diantara kedua desa, yaitu Karang Baru dan Kota Lintang Bawah. Abu memperoleh informasi dari pihak pengurus Dayah tersebut, kayu gelondongan belum datang pada hari pertama banjir. 

Dia menuturkan, pada 26 November, saat air mulai masuk ke dusun tersebut, para orangtua murid mulai menjemput wali santri dari pesantren. Para guru pun mulai mengungsi ke kediaman pemilik yayasan pada keesokan harinya.(*)

Narator: Syita

Video Editor: Muhammad Anshar 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved