Selasa, 2 Juni 2026

Video

VIDEO Kerusuhan di Iran Akibat Mata Uang Terpuruk, 6 Orang jadi Korban

Gelombang aksi unjuk rasa di Iran yang dipicu oleh krisis ekonomi hebat telah memakan korban jiwa.

Tayang:
Editor: Aldi Rani

SERAMBINEWS.COM - Gelombang aksi unjuk rasa di Iran yang dipicu oleh krisis ekonomi hebat telah memakan korban jiwa.

Hingga Kamis, 1 Januari 2026, setidaknya enam orang dilaporkan tewas dalam bentrokan antara demonstran dan aparat keamanan.

Protes yang bermula pada hari Minggu di Teheran sebagai reaksi atas anjloknya nilai tukar rial dan inflasi yang menyentuh 52 persen kini telah meluas ke berbagai provinsi dan mulai menjurus pada tuntutan politik serta penggulingan rezim.

Korban tewas dilaporkan terjadi di beberapa titik konflik, termasuk dua orang di Kota Lordegan dan tiga orang di Kota Azna.

Selain itu, seorang anggota paramiliter Basij berusia 21 tahun tewas dalam kerusuhan di Kota Kuhdasht, Provinsi Lorestan.

Otoritas keamanan juga melaporkan puluhan petugas terluka akibat lemparan batu dan serangan massa, sementara sekitar 30 orang di Teheran ditangkap atas tuduhan pelanggaran ketertiban umum.

Kondisi ekonomi Iran memang tengah berada di titik nadir dengan nilai rial yang kehilangan sepertiga nilainya dalam setahun terakhir.

Meskipun Presiden Masoud Pezeshkian berupaya meredam situasi dengan mengakui tuntutan ekonomi warga sebagai hal yang sah, pihak kejaksaan dan lembaga intelijen tetap memperingatkan akan mengambil tindakan tegas terhadap setiap upaya yang dianggap sebagai skenario asing untuk menciptakan ketidakamanan.

Di tengah ketegangan ini, isu intervensi luar negeri mencuat setelah badan intelijen Israel, Mossad, secara terbuka menyatakan dukungan kepada para demonstran di lapangan. (*)

Editor: Aldi Rani
VO: Siti Masyithah

Baca juga: Gelombang Protes Gen Z Bikin Iran Lumpuh: 21 Provinsi Shutdown

Baca juga: Israel Peringatkan Iran, Netanyahu: Tindakan Apa Pun akan Dibalas Sangat Keras

Baca juga: Suriah Era Al Sharaa Makin Mesra Dengan AS, Siap Perangi Proksi Iran, Hamas, Hizbullah dan IRGC

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved