Jumat, 17 April 2026

Video

VIDEO - Hamas Disebut Kecewa pada Indonesia seusai Gabung BOP

Faisal menilai keikutsertaan Indonesia dalam forum tersebut dipandang negatif oleh sebagian pihak

SERAMBINEWS.COM - Pengamat Timur Tengah, Faisal Assegaf, mengungkap adanya kekecewaan dari kelompok Hamas terhadap arah kebijakan luar negeri Indonesia.

Menurut Faisal, kekecewaan tersebut muncul setelah Indonesia disebut bergabung dalam Dewan Perdamaian (BoP) yang dinilai berkaitan dengan inisiatif Donald Trump.

Ia mengaku mengetahui hal tersebut dari komunikasi langsung dengan salah satu pimpinan Hamas.

Baca juga: Perang Iran, BoP, dan Kritik Tajam Anies kepada Prabowo

“Saya pernah berkomunikasi dengan salah satu pimpinan Hamas, mereka kecewa ketika Indonesia masuk Dewan Perdamaian,” ujarnya dalam wawancara di Palmerah, Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Faisal menilai keikutsertaan Indonesia dalam forum tersebut dipandang negatif oleh sebagian pihak, karena dianggap hanya sebagai kedok diplomasi yang berpotensi melemahkan perjuangan rakyat di Gaza.

Selain itu, ia juga menyoroti pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Umum PBB yang menyinggung pentingnya keamanan Israel.

Menurutnya, pernyataan tersebut dinilai kontroversial karena dianggap tidak sejalan dengan kondisi Palestina yang masih dilanda konflik.

Faisal juga mengkritik sikap pemerintah Indonesia yang dinilai belum tegas dalam merespons eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Baca juga: Uranium Iran Jadi Target Baru, AS Dihadapkan Operasi Militer Paling Rumit

Ia menambahkan, lambatnya respons pemerintah dalam menyampaikan belasungkawa atas wafatnya pemimpin Iran turut menjadi sorotan.

Meski demikian, pandangan tersebut merupakan analisis pribadi pengamat, sementara pemerintah Indonesia hingga saat ini belum memberikan tanggapan resmi terkait klaim kekecewaan dari pihak Hamas tersebut.

Situasi ini mencerminkan kompleksitas posisi diplomasi Indonesia di tengah dinamika geopolitik global yang semakin sensitif.(*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved