Minggu, 26 April 2026

Video

VIDEO Perang Iran Disebut Ganggu Pasokan Senjata AS ke Ukraina

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, memperingatkan bahwa konflik Iran berpotensi menimbulkan risiko bagi sistem pertahanan negaranya.

Editor: Aldi Rani

SERAMBINEWS.COM - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, memperingatkan bahwa konflik Iran berpotensi menimbulkan risiko bagi sistem pertahanan negaranya.

Ia menyebut, jika perang berlangsung lama, Ukraina bisa kesulitan mendapatkan pasokan senjata dari Amerika Serikat.

Laporan Kyiv Post menyebut (24/4) Zelensky menjelaskan bahwa sejauh ini pasokan senjata memang belum terganggu.

Namun, jumlah yang diterima masih terbatas karena kapasitas produksi Amerika Serikat yang tidak besar.

Ia menambahkan, Ukraina memperoleh sebagian persenjataan melalui program PURL.

Skema tersebut memungkinkan negara-negara NATO untuk membantu pendanaan pembelian senjata bagi Kyiv.

Melalui program itu, Ukraina dapat membeli rudal anti-balistik untuk sistem pertahanan seperti Patriot, serta berbagai perlengkapan militer lain yang dinilai sangat penting.

Meski demikian, Zelensky menilai situasi di Timur Tengah, khususnya konflik Iran, menjadi tantangan tambahan yang berpotensi mengganggu pasokan tersebut.

Ia mengingatkan bahwa jika perang terus berlanjut atau gencatan senjata tertunda, maka risiko terhadap ketersediaan senjata akan semakin besar.

Menurutnya, kondisi tersebut bisa berdampak langsung pada kemampuan Ukraina dalam memperkuat sistem pertahanan udara, terutama dalam menghadapi ancaman rudal.

Di sisi lain, Ukraina juga menghadapi kendala pendanaan dalam meningkatkan produksi senjata dalam negeri.

Sebelumnya, Uni Eropa telah menyetujui pinjaman sebesar 90 miliar euro atau sekira Rp1.620 triliun untuk membantu Kyiv, setelah sempat mengalami penundaan.

Zelensky menyebut, tanpa dukungan dana tersebut, kapasitas produksi senjata Ukraina tidak dapat dimaksimalkan. (*)

Editor: Aldi Rani
VO: Dara Nazila

Baca juga: Iran Kirim Pesan Tegas ke AS: Cabut Blokade atau tak Ada Negosiasi

Baca juga: AS Berambisi Rebut Uranium Iran Lewat Serangan Darat,  Pakar Sebut Operasi Rumit dan Berbahaya

Baca juga: Iran Ancam Serang UEA dan Bahrain Jika AS Lancarkan Serangan Darat ke Teheran

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved