Video
VIDEO - Jembatan Gantung Perintis Garuda Aceh Tamiang Rampung
Jembatan Gantung Perintis Garuda ini merupakan yang kedua dan jembatan terpanjang di seluruh indonesia.
Penulis: Zaki Mubarak | Editor: m anshar
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zaki Mubarak | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM,ACEH TAMIANG - Pemerataan infrastruktur di pelosok negeri terus dipacu guna meningkatkan mobilitas warga. Di Kabupaten Aceh Tamiang, sebuah jembatan gantung sepanjang seratus empat puluh meter resmi beroperasi, menghapus kecemasan warga yang selama ini bertaruh nyawa menyeberangi sungai demi pendidikan dan ekonomi.
Inilah Jembatan Gantung Perintis Garuda yang kini berdiri kokoh di atas sungai yang memisahkan Desa Sekerak Kiri dan Desa Bandar Mahligai, Kecamatan Sekerak. Infrastruktur yang merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Daerah dan TNI ini menjadi jawaban atas penantian panjang masyarakat setempat.
Sebelum jembatan ini ada, warga dan anak sekolah terpaksa menggunakan perahu kayu untuk menyeberang. Tak jarang, mereka harus memutar jalan hingga puluhan kilometer jika arus sungai sedang deras. Pembangunan ini disebut sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dalam menjamin keselamatan rakyat.
Dandim 0117 Aceh Tamiang, Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya, mengatakan, pekerjaannya pembangunan dikerjakan oleh prajurit TNI gabungan, selama tiga bulan, jembatan Gantung Perintis Garuda ini merupakan yang kedua dan jembatan terpanjang di seluruh indonesia berada melintasi sungai Aceh Tamiang. Begitupun sejumlah jembatan telah rampung dalam pemulihan dan mengembalikan aktifitas warga kembali normal.
Pekerjaannya dikerjakan personel TNI gabungan selama tiga bulan, jembatan Gantung Perintis Garuda ini merupakan yang kedua dan jembatan terpanjang di seluruh indonesia berada melintasi sungai Aceh Tamiang. Begitupun sejumlah jembatan telah rampung dalam pemulihan dan mengembalikan aktifitas warga kembali normal.
Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, mengapresiasi sinergi TNI dalam membuka isolasi wilayah. Pihaknya berkomitmen akan terus menyasar daerah terpencil lainnya agar konektivitas antar-desa semakin inklusif.
Kini, riak sungai tak lagi menjadi penghalang. Jembatan Perintis Garuda menjadi simbol harapan baru bagi masa depan pendidikan dan denyut ekonomi warga Bandar Mahligai. (*)
Narator: Syita
Video Editor: Muhammad Anshar