A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Pertimbangkan Dampak Penghentian Beasiswa - Serambi Indonesia
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Serambi Indonesia

Pertimbangkan Dampak Penghentian Beasiswa

Senin, 4 Februari 2013 12:17 WIB
Harian Serambi Indonesia sejak Sabtu dan Minggu kemarin mewartakan pro-kontra tentang penghentian beasiswa yang dikelola Lembaga Peningkatan Sumber Daya Manusia (LPSDM) Aceh. Di satu pihak, Gubernur Zaini Abdullah ingin menyetop sementara pemberian beasiswa dan pengiriman mahasiswa S2 dan S3 ke luar negeri pada tahun 2013 ini, karena ia ingin membenahi manajemen lembaga yang semula bernama Komisi Beasiswa Aceh itu.

Sejumlah fraksi di DPRA mendukung kebijakan tersebut, dengan harapan LPSDM Aceh bisa segera membenahi manajemennya.

Tapi di sisi lain, sehari setelah wacana penghentian beasiswa tersebut dipublikasi, langsung muncul pendapat yang menentang, karena penghentian tersebut dikhawatirkan akan berakibat fatal bagi putra-putri Aceh yang kini sedang melanjutkan studi di luar negeri, maupun akan mengecewakan ratusan putra-putri Aceh yang sudah lulus seleksi, tinggak menunggu diberangkatkan saja ke luar negeri.

Sebagaimana kita tahu, pemberian beasiswa kepada putra-putri Aceh sudah dimulai sejak Irwandi Yusuf memimpin Aceh tahun 2007. Selama itu pula hampir 2.000 putra-putri Aceh dibiayai pendidikannya di dalam dan luar negeri untuk melanjutkan studi S2 hingga S3.

Saat ini, berdasarkan data yang dimiliki LPSDM Aceh, untuk program luar negeri yang sudah lulus seleksi tahun 2012 namun belum diberangkatkan, berjumlah 135 orang. Sedangkan penerima beasiswa level magister dan doktoral yang merupakan program lanjutan sejak satu atau dua tahun sebelumnya mencapai 950 orang.

Nah, mereka inilah yang bakal terkena dampak langsung jika Gubernur Aceh benar-benar menghentikan penyaluran dana beasiswa tahun ini.

Sangat kita dukung rencana Gubernur Aceh untuk membenahi manajemen LPSDM, terlebih setelah Dr Qismullah Yusuf selaku koordinatornya mengundurkan diri dan diikuti oleh ketua pelaksana lembaga itu, Ir Izhar MM. Kita juga sangat sependapat jika permintaan DPRA supaya beasiswa yang telah disalurkan sejak 2008 sampai 2012 itu diaudit. Seharusnya pula Inspektorat bergerak cepat mengauditnya.

Namun, adalah wajar dan manusiawi mempertimbangkan apa yang diutarakan Direktur Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Safaruddin SH. Bahwa lembaganyanya menerima sejumlah pengaduan dari penerima beasiswa ke luar negeri. Mereka heran dengan kebijakan ini. Mereka sepakat jika ada evaluasi dan audit menyeluruh terhadap LPSDM, tapi bukan berarti program beasiswa ini dihentikan. “LPSDM yang salah, kenapa mahasiswa yang dikorbankan?” gugat Safaruddin.

Penghentian itu, akan berdampak bukan saja bagi para mahasiswa yang sedang belajar di luar negeri, tapi juga akan menimbulkan kekecewaan para mahasiswa yang saat ini sedang dalam proses ikut pelatihan bahasa Inggris, Jerman, dan Mandarin untuk belajar ke luar negeri. Perlu pula dipertimbangkan, mereka yang baru kuliah S2 atau S3 setahun di luar negeri, apakah mereka harus pulang tanpa gelar gara-gara kebijakan ini? Sekali lagi, penghentian beasiswa itu harus sangat selektif, jangan justru menjadi bumerang bagi Pemerintah Aceh.
Editor: bakri
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
151184 articles 16 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas