Penerima Rumah Dhuafa tak Sesuai SK Bupati, Begini Penjelasan Kadis Sosial Bener Meriah

Perbedaan penerima bantuan rumah itu karena SK Bupati tersebut direvisi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secara sepihak.

Penerima Rumah Dhuafa tak Sesuai SK Bupati, Begini Penjelasan Kadis Sosial Bener Meriah
DOK SERAMBINEWS.COM
Rumah bantuan 

Laporan Muslim Arsani | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG - Program bantuan rumah layak huni untuk warga kurang mampu (dhuafa) di Bener Meriah menuai protes.

Sebab, realisasi atau penyalurannya tidak sesuai lagi dengan SK yang diterbitkan Plt Bupati Bener Meriah, Hasanuddin Darjo, 1 Februari 2017.

Protes itu muncul dari SAPMA Kabupaten Bener Meriah. Menurut SAPMA, dalam SK Bupati ada 62 daftar nama penerima rumah layak huni.

Tapi dari daftar nama tersebut, hanya 14 orang yang menerimanya. Selebihnya, tidak menerima atau disalurkan kepada orang lain yang tidak ada dalam SK Plt Bupati.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Sosial Bener Meriah, Sayutiman, kepada Serambinews.com mengatakan, perbedaan penerima bantuan tersebut disebabkan SK Bupati tersebut direvisi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

(Baca: 62 Orang Masuk Daftar Penerima Rumah Dhuafa di Bener Meriah, yang Terima Rumah hanya 14 Orang)

(Baca: Tak Pernah Berhenti Beramal, Kini Cristiano Ronaldo Bangun Rumah Sakit Anak di Chile)

(Baca: Kisah Nenek Tinggal Sebatang Kara di Rumah Bocor Berdinding Lapuk Bikin Tergugah Para Polisi Ini)

Revisi itu, menurut Sayutiman, tidak diketahui oleh Dinas Sosial yang justru berhak dan mempunyai kewenangan dalam program tersebut.

Setelah direvisi oleh Dinas PUPR, sambung Sayutiman, pihaknya tidak dilibatkan lagi dalam program bantuan rumah layak huni tersebut.

“Sampai hari ini, SK yang sudah direvisi oleh Dinas PUPR Bener Meriah belum saya terima. Sekarang seolah-olah dinas sosial yang melakukan kesalahan dan saya menjadi kambing hitam," ungkapnya.

Sementara itu, Serambinews.com belum mendapat konfirmasi dari Kepala Dinas PUPR Bener Meriah, Armaida terkait revisi SK Bupati tentang daftar nama penerima bantuan rumah layak huni tersebut.

Sampai sore ini, Serambinews.com sudah berulangkali menghubungi Armaida. Namun belum tersambung.(*)

Penulis: Muslim Arsani
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help