Kesehatan

Sarapan Lebih Siang, Sehatkah? Simak Penjelasannya

Tinggal jauh dari orangtua dengan budget pas-pasan, tentu anak kos harus bisa mengontrol pengeluaran agar tetap hemat.

Sarapan Lebih Siang, Sehatkah? Simak Penjelasannya
Shutterstock
Pentingnya sarapan sehat di pagi hari buat si kecil. 

SERAMBINEWS.COM - Walaupun sudah banyak penekanan bahwa sarapan di pagi hari itu baik bagi kesehatan, tapi masih saja ada sebagian orang yang lebih memilih sarapan di siang hari.

Yang seperti ini, biasanya dilakukan oleh mereka yang menyandang status sebagai 'anak kos'.

Tinggal jauh dari orangtua dengan budget pas-pasan, tentu anak kos harus bisa mengontrol pengeluaran agar tetap hemat.

Salah satu yang biasa mereka lakukan adalah dengan memangkas budget makan, yakni menggabungkan sarapan dengan makan siang.

Dan sekarang, kegiatan menggabungkan sarapan dengan makan siang ini justru jadi satu tren baru yang punya nama cukup keren : brunch.

Baca: Pemerintah Harus Tegas bagi Pekerja Asing

Baca: Emas Rp 1,9 Juta/Mayam

Brunch, secara etimologi adalah gabungan dari 'breakfast' yang artinya sarapan, dengan 'lunch' yang artinya makan siang.

Brunch biasa dilakukan pada jam-jam nanggung, sekitar pukul 9-10 di pagi hari.

Brunch sebenarnya sudah dikenal sebagai salah satu waktu makan di negara-negara barat, tapi tren ini baru digandrungi di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help