Indonesia Tolak Visa 53 WN Israel, Menkumham tak Mau Beberkan Alasan karena Masalah Sensitif

Menurut Yasonna, penolakan itu berdasarkan hasil dari keputusan clearing imigrasi. Tapi Yasonna menolak menyebutkan alasannya

Indonesia Tolak Visa 53 WN Israel, Menkumham tak Mau Beberkan Alasan karena Masalah Sensitif
Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) RI, Yasonna Laoly bersama Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf tiba di Amel Convention Hall, Banda Aceh untuk memberikan arahan kepada calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Kemenkumham Aceh, Kamis (12/4). SERAMBI/BUDI FATRIA 

SERAMBINEWS.COM - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly membenarkan bahwa pihak imigrasi menolak visa 53 warga negara Israel yang hendak masuk ke Indonesia.

"Beberapa hari ini, ada 53 orang warga negara Israel yang ditolak visanya, itu benar," ujar Yasonna di Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (1/6/2018).

Menurut Yasonna, penolakan itu berdasarkan hasil dari keputusan clearing imigrasi.

Tapi Yasonna menolak menyebutkan alasan mengapa visa mereka ditolak.

"Alasannya tidak dapat kami sampaikan, karena masalahnya sensitif," ujar dia.

Namun yang pasti, penolakan visa warga negara asing merupakan wewenang sebuah negara yang didasarkan pada standar pertahanan dan keamanan negara tersebut.

"Itu adalah kewenangan kita sebagai negara. Masing-masing negara mempunyai wewenang dan merupakan kedaulatan negara tersebut untuk menerima atau menolak visa warga negara lain," ujar dia.

Diberitakan Pemerintah Israel melarang turis Indonesia masuk ke Israel per 9 Juni 2018.

(Baca: Mulai 9 Juni 2018, Turis Berpaspor Indonesia Dilarang Masuk Wilayah Israel)

Kebijakan itu disebut-sebut diterbitkan sebagai bentuk balasan atas pelarangan turis Israel masuk ke Indonesia.

Pemerintah Israel menyebut, turis Indonesia masih bisa masuk ke Israel hingga tanggal 9 Juni.

Halaman
12
Editor: Zaenal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help