Wanita Terpidana Zina di Lhokseumawe Menangis dan Meminta tak Dicambuk Lagi

Setelah diminta untuk tetap menerima hukumannya, sementara wanita tersebut tetap tidak siap, maka dia dikeluarkan dari lokasi cambuk.

Wanita Terpidana Zina di Lhokseumawe Menangis dan Meminta tak Dicambuk Lagi
SERAMBINEWS.COM/SAIFUL BAHRI
Seorang wanita terpidana zina di Lhokseumawe menangis terus-menerus dan sempat menolak dicambuk saat eksekusi hukuman cambuk di Stadion Tunas Bangsa Lhoksuemawe, Kamis (5/7/2018). 

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Gamar Bulan, satu dari enam terpidana cambuk dalam perkara zina, terus-terusan menangis bahkan sempat tidak mau lagi eksekusi cambuk terhadap dirinya dilanjutkan.

Pelaksanaan ukubat cambuk tersebut berlangsung di Stadion Tunas Bangsa Lhokseumawe, Kamis (5/7/2018).

Pantauan Serambinews.com, saat jaksa menghadirkan Gamar Bulan, dia sudah terlihat menangis.

Tapi saat menyatakan sudah siap, eksekusi 37 kali cambuk untuknya dimulai.

Saat memasuki cambuk ketujuh, dia langsung minta berhenti, sambil menangis.

Setelah ditenangkan petugas, eksekusi dilanjutkan.

Tapi, pada hitungan 12, dia langsung minta berhenti lagi. Saat personel WH wanita datang, dia langsung memeluk sambil menangis dan menyatakan tidak mau dicambuk lagi.

Baca: Terdakwa Pelecehan Seksual Terhadap Pasien di RSUZA Dituntut 80 Kali Cambuk

Baca: Cambuk Perdana di LP Berlangsung di Meulaboh, Terdakwa Langsung Sujud Syukur Usai Eksekusi

Baca: Cambuk dan Jilbab Pramugari Aceh Jadi Isu Menarik di Makassar

Setelah diminta untuk tetap menerima hukumannya, sementara wanita tersebut tetap tidak siap, maka dia dikeluarkan dari lokasi cambuk.

Usai mencambuk lima terpidana lain, Gamar Bulan dihadrikan kembali. Awalnya dia tetap menolak sambil terus menangis.

Setelah dijelaskan oleh sejumlah petugas sekitar 10 menit, dia akhirnya mau melanjutkan eksekusi cambuk.

Tapi kondisi yang sama terus berulang beberapa kali. Karena baru beberapa kali cambukan saja, dia langsung menangis dan meminta tak dicambuk lagi.

Hampir satu jam kemudian, proses cambuk terhadap Gamar Bulan pun tuntas yang diiringi teriakan masyarakat yang menonton.(*)

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved