Luar Negeri

Ancam Trump, Jenderal Iran Qassem Soleimani: Kami Akan Hancurkan AS Jika Memulai Perang

Mayjen Soleimani mengatakan, sebagai seorang prajurit, dirinya bertanggung jawab untuk merespon ancaman tersebut.

Ancam Trump, Jenderal Iran Qassem Soleimani: Kami Akan Hancurkan AS Jika Memulai Perang
Getty Images
Mayor Jenderal Qassem Soleimani dan Donald Trump 

SERAMBINEWS.COM - Seorang komandan pasukan militer khusus Iran memperingatkan presiden AS Donald Trump bahwa Iran akan meghancurkan apapun yang dimiliki AS jika AS menyerang negaranya.

Dilansir BBC dari media Iran Tasnim, Sabtu (28/7/2018), Mayor Jenderal Qassem Soleimani bersumpah jika Trump memulai perang, maka Republik Islam Iran akan mengakhirinya.

Ancaman ini merupakan serangan balik atas cuitan Trump kepada Presiden Iran Hassan Rouhanni agar "jangan pernah mengacam AS lagi" atau Iran akan merasakan konsekuensinya.

Mayjen Soleimani mengatakan, sebagai seorang prajurit, dirinya bertanggung jawab untuk merespon ancaman tersebut.

Baca: Gaji Penghulu Kute di Agara Belum Dibayar, Ini Penjelasan Pelaksana Tugas Kepala BPKD

Baca: Tiga Remaja Palestina Meninggal Akibat Tembakan Tentara Israel

"Bicaralah pada saya, bukan presiden (Rouhanni). Bukan martabat presiden kami untuk menanggapi Anda," katanya pada Kamis (26/7/2018).

"Kami berada di dekat Anda. Lebih dekat daripada yang Anda pikirkan. Datanglah, kami sudah siap."

"Jika Anda memulai perang, kami akan mengakhirinya. Anda tahu perang ini akan menghancurkan semua yang Anda miliki," tegasnya.

Selain itu, Mayjen Soleimani menganggap Trump dalam ancaman terakhirnya menggunakan bahasa "klab malam dan bangsal perjudian."

Baca: Pasukan Israel Menyerbu Kompleks Al-Aqsa, Belasan Jamaah Terluka, Termasuk Tiga Penjaga Masjid

Baca: Cuara Buruk, Feri tak Berlayar ke Meulaboh dan Pulau Banyak

Diberitakan sebelumnya, cuitan kemarahan Trump merupakan respon terhadap pernyataan Rouhanni bahwa perang dengan Iran merupakan induk dari segala perang.

Rouhanni juga meminta Trump agar tidak "menghasut bangsa Iran untuk melawan kepentingan negara."

Halaman
12
Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved