Luar Negeri

Bom Bunuh Diri Meledak saat Shalat Jum’at di Masjid Afghanistan, 20 Orang Meninggal Dunia

Serangan bom bunuh diri terjadi saat ibadah shalat Jumat tersebut menewaskan setidaknya 20 orang dan melukai puluhan jamaah lainnya.

Bom Bunuh Diri Meledak saat Shalat Jum’at di Masjid Afghanistan, 20 Orang Meninggal Dunia
Shutterstock
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM, GARDEZ - Teror bom bunuh diri kembali terjadi di sebuah rumah ibadah di Afghanistan, Jumat (3/8/2018).

Serangan bom bunuh diri terjadi saat ibadah shalat Jumat tersebut menewaskan setidaknya 20 orang dan melukai puluhan jamaah lainnya.

Kepala Kepolisian Provinsi Paktia, Jenderal Raz Mohammad Mandozai mengatakan, serangan bom bunuh diri tersebut terjadi di wilayahnya, tepatnya di sebuah masjid di Kota Gardez.

"Kami mendata sebanyak 20 orang tewas dan sekitar 50 lainnya luka-luka. Semua korban adalah jemaah yang sedang menjalankan ibadah sholat Jumat," kata Mandozai.

Baca: Bupati Simeulue Lantik 41 Pejabat Administrator dan Pengawas

Baca: Dipo Latief Laporkan Nikita Mirzani ke Polres Jakarta Selatan, Ini Kasusnya

Namun dikhawatirkan jumlah korban tewas masih dapat bertambah karena sejumlah korban yang mengalami luka parah.

Ditambahkan Mandozai, sebelum ledakan bom bunuh diri terjadi, dua penyerang melepaskan tembakan ke arah jemaah di dalam masjid.

Pihaknya juga mendapat laporan bahwa ledakan terjadi lebih dari satu kali.

Baca: Dinilai Timbul Kegelisahan Warga, Komisi DPRK Pidie Minta Penyuntikan Vaksin MR Dihentikan

Baca: Terkait Imunisasi Measles Rubella, Ini Sikap Jajaran Kakemenag Pijay

Sementara, pihak pemerintah setempat menyebut jumlah korban tewas lebih banyak, yakni mencapai 22 orang.

"Jumlah korban tersebut masih bisa bertambah," kata juru bicara kantor gubernur Paktia, Abdullah Hasrat, dilansir AFP. Belum ada pihak yang mengklaim serangan tersebut.

Taliban tidak mengklaim sejumlah serangan besar yang terjadi di Afghanistan dalam beberapa waktu terakhir, diyakini karena adanya tekanan kepada kelompok gerilyawan itu untuk melakukan pembicaraan damai dengan pemerintah.

Laporan PBB menunjukkan, serangan kelompok gerilyawan dan bom bunuh diri menjadi penyebab terbanyak kematian warga sipil pada semester pertama 2018.

Jumlah warga sipil yang menjadi korban akibat teror di Afghanistan selma periode tersebut mencapai 1.692 orang, yang tertinggi sejak misi bantuan PBB melakukan pendataan pada 2009.(*)

Baca: Punya Banyak Manfaat, Ini Khasiat Luar Bisa Bagi Tubuh Jika Rajin Konsumsi Bawang Putih

Baca: Hanyut di Sungai Tamiang, Remaja Kuala Penaga Ditemukan Meninggal 300 Meter dari Lokasi Tenggelam

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ledakan Bom Bunuh Diri di Masjid Afghanistan, 20 Orang Tewas"

Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help