Plt Gubernur Aceh Ajukan Belanja Pembangunan Tahun 2019 Rp 15,7 Triliun, Ini Perinciannya  

Anggaran untuk program pendidikan, yang merupkan anggaran terbesar kedua setelah PUPR, nilainya mencapai Rp 2,7 triliun.

Plt Gubernur Aceh Ajukan Belanja Pembangunan Tahun 2019 Rp 15,7 Triliun, Ini Perinciannya  
HUMAS ACEH
Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah yang didampingi tiga kepala SKPA berfoto bersama Ketua DPRA Tgk Muharuddin yang didampingi dua wakil ketua, pada Rapat Paripurna DPR Aceh dalam Rangka Penyerahan KUA-PPAS TA 2019, di Gedung Utama DPR Aceh, Senin (6/8/2018). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH -  Pemerintah Aceh telah mengajukan usulan anggaran untuk belanja pembangunan tahun anggaran  2019 senilai Rp 15,7 triliun.

Usulan yang tertuang dalam dokumen Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA dan PPAS) disampaikan oleh Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah kepada DPRA, dalam sidang paripurna DPRA di Banda Aceh, Senin (6/8/ 2018).

Nova Iriansyah mengatakan, belanja pembangunan sebesar itu diajukan untuk melaksanakan delapan program prioritas 2019, yang merupakan bagian dari 15 program unggulan Pemerintahan Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah.

Dokumen KUA dan PPAS itu, kata Nova, disusun berdasarkan Rencana Kerja Pembangunan Aceh (RKA) Tahun Anggaran 2019, sebagaimana tertuang dalam Pearturan Gubernur Aceh Nomor 77 tahun 2018 tentang Rencana Kerja Pembangunan Tahun 2019.

(Baca: RAPBA 2019 akan Dibahas dengan Damai)

(Baca: Beli Pesawat Masuk KUA PPAS)

Ia merincikan, pagu rancangan belanja pembangunan 2019 diajukan ke DPRA senilai Rp 15,7 triliun itu, dengan sasaran delapan prioritas, yaitu.

1. Penurunan angka kemiskinan dan pengangguran

2. Peningkatan aksesibilitas dan kualitas kesehatan

3. Pengurangan kesenjangan antarwilayah melalui pengembangan kawasan strategis

4. Peningktan ketahanan pangan dan energi

5. Penguatan Dinul Islam dan peningkatan kualitas pendidikan

Halaman
1234
Penulis: Herianto
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help