Jokowi Sebut Demokrasi Ada Batasnya, Rachland Nashidik dan Sudjiwo Tedjo Tak Setuju

Jokowi mengatakan jika Indonesia merupakan negara demokrasi, namun demokrasi juga memiliki batasan.

Jokowi Sebut Demokrasi Ada Batasnya, Rachland Nashidik dan Sudjiwo Tedjo Tak Setuju
Kolase Serambinews/(Twitter, Tribunnews.com, Kompas)
Rachland Nashidik, Jokowi dan Sudjiwo Tedjo 

SERAMBINEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan tanggapan terkait pengadangan yang terjadi pada deklarasi gerakan 2019 Ganti Presiden.

Jokowi mengatakan jika Indonesia merupakan negara demokrasi, namun demokrasi juga memiliki batasan.

Atas pendapat Jokowi itu, pekerja seni Sudjiwo Tedjo dan wakil sekretaris jendral (wasekjen) partai Demokrat, Rachland Nashidik memberikan tanggapan, Minggu (2/9/2018).

Melalui Twitter miliknya, @Sudjiwotedjo mengatakan jika dirinya tidak sependapat dengan apa yang dikatakan oleh Jokowi.

Karena, jika demokrasi dirasa melanggar peraturan, maka seharusnya ada tuntutan melalui jalur hukum.

Sehingga tidak ada kesan asal tidak disukai oleh pemerintah maka akan dihalangi.

Baca: Kunjungi Rumah Jonatan Christie, Anies Baswedan: Dari Gang Kecil Inilah Sang Juara Dibesarkan

Baca: 800 Peserta Ikut Kirab Pemuda di Gampong Tiba Mesjid, Pidie, Kegiatan Puncak Akan Digelar di Sabang

"Aku gak sependapat ma Mas Jokowi dlm isi berita ini.

Tugas polisi justru menjaga agar jgn ada persekusi.

Kalau dlm acara pihak yg tadinya akan dipersekusi itu ternyata ada provokasi dll, ya tuntut via jalur hukum.

Ini agar jgn sampai nanti asal ada yg gak suka boleh jd penghalang," tulis Sudjiwo.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved