Kepala BPS RI Resmikan Kantor Baru BPS Bireuen, Dihadiri Abu Tumin dan Ratusan Undangan

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Dr Suharyanto meresmikan gedung baru BPS Bireuen di Desa Cot Keutapang, Kecamatan Jeumpa, Kamis (3/1/2019).

Kepala BPS RI Resmikan Kantor Baru BPS Bireuen, Dihadiri Abu Tumin dan Ratusan Undangan
SERAMBINEWS.COM/FERIZAL HASAN
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Dr Suharyanto, meresmikan gedung baru kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Bireuen, di Desa Cot Keutapang, Kecamatan Jeumpa, Kamis (3/1/2019). 

Laporan Ferizal Hasan l Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Dr Suharyanto meresmikan gedung baru kantor BPS Bireuen di Desa Cot Keutapang, Kecamatan Jeumpa, Kamis (3/1/2019).

Peresmian gedung baru Kantor BPS Bireuen turut dihadiri Ulama Kharismatik Aceh, Tgk H Muhammad Amin Mahmud (Abu Tumin) Blang Blahdeh, Kepala BPS Aceh Drs Wahyudin MM, dan Bupati Bireuen H Saifannur SSos.

Juga turut hadir Wakil Bupati Bireuen, Dr Muzakkar A Gani SH MSi, Ketua DPRK Bireuen, Ridwan Muhammad SE MSi, Kepala BPS kabupaten kota se-Aceh dan ratusan undangan lainnya.

Peresmian itu bersamaan dengan peresmian gedung baru kantor BPS Pidie Jaya di tempat yang sama oleh Kepala BPS RI di Bireuen.

Baca: Tim Gabungan Selamatkan Sekeluarga Asal Langsa dari Penculik, Sempat Disekap Empat Hari di Bireuen

Baca: 79 Nyawa Terenggut di Wilayah Bireuen

Baca: Ustadz Abdul Somad Jadi Saksi Nikah dan Beri Tausiah Nikah Sahabatnya di Bireuen

Kepala BPS RI, Suharyanto mengatakan, dengan gedung baru berlantai dua ini, dapat terciptanya suasana kerja dengan nyaman.

"Buat bagaimana kantor menjadi rumah, jangan lagi berbentuk formal," katanya.

Sebab jika terlalu formal akan menjadi kaku. Tata ruangan supaya antar pegawai dapat berkomunukasi.

"Rawat gedung dan isinya dengan baik, terlebih aset adalah milik negara. Saya mengingatkan bahwa gedung ini dibangun dengan uang rakyat maka harus bermanfaat untuk rakyat. Buka pintu kantor seluasnya," pinta Suharyanto.

Ia juga meminta agar BPS memberikan data dan penjelasan lanjutan kepada berbagai pihak tentang data yang disediakan.

Undang para kepala SKPK terkait untuk menyampaikan hal itu. Ke depan semakin meningkat permintaan data, harus menjadi tantangan bagi jajaran BPS di seluruh Indonesia.(*)

Baca: Hentikan Sekarang Juga, Makan Mi Instan Campur Nasi Berbahaya Bagi Tubuh

Baca: Baru Pertama Kali Terjadi, Ini 5 Hal yang Membuat Erupsi Gunung Anak Krakatau Unik dan Langka

Baca: BREAKING NEWS - 18 Jam Hilang, Pencari Kerang Ditemukan Meninggal Mengapung di Krueng Teunom

Penulis: Ferizal Hasan
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved