Untuk Tekan Biaya Logistik, Faisal Basri: Jalan Tol Bukan Solusi, Kalau Untuk Memperlancar Mudik Iya

kapal laut bisa membawa muatan yang lebih banyak dan dapat menjangkau ke berbagai kepulauan di Indonesia

Untuk Tekan Biaya Logistik, Faisal Basri: Jalan Tol Bukan Solusi, Kalau Untuk Memperlancar Mudik Iya
Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance, Faisal Basri. (KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA ) 

SERAMBINEWS.COM - Pengamat ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Faisal Basri menilai, infrastruktur tol yang tengah dibangun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini kurang efisien untuk menekan biaya logistik secara nasional. 

Faisal mengatakan, jika biaya logistik ingin turun sebaiknya diangkut lewat jalur laut.

Menurutnya, kapal laut bisa membawa muatan yang lebih banyak dan dapat menjangkau ke berbagai kepulauan di Indonesia.

Baca: LRT Palembang Bebani Keuangan Negara, Pemasukan Rp 1 Miliar, Biaya Operasional Rp 10 Miliar Perbulan

"Malah yang tadinya lewat laut sekarang lewat darat karena sudah ada tol," ujar Faisal, Kamis, (14/2/2019).

Faisal menambahkan, logistik akan turun dan Indonesia akan hebat apabila beralih akomodasi dari truk menggunakan kapal laut.

Menurutnya, mengenai pembangunan infrastuktur Indonesia belum berbasis maritim sebagai negara kepulauan, hal tersebut akan berdampak dengan stabilitas ekonomi dan harga barang.

"Itu jalan tol bukan solusi, kalau solusi untuk memperlancar mudik iya, tapi logistik nggak," Ujar Faisal, Kamis, (14/2/2019).

Baca: Manajemen Lion Air Beri Penjelasan Tentang Pesawat yang Kembali Mendarat Setelah 30 Menit Terbang

Meskipun demikian, pembangunan infrastruktur hingga sekarang ini seperti jalan tol Trans Sumatera dan tol Trans Jawa mampu safety cost distribusi.

Namun, hal tersebut belum berdampak ke perekonomian nasional.

Faisal memaparkan beberapa indikator masih mahalnya biaya logistik, yakni, harga duku di sebuah minimarket Malang yang pada tahun 2018 mencapai Rp 49.950/kg.

Halaman
12
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved