Pasang APK di Tempat Terlarang, Panwaslih Pijay Lakukan Penertiban

Panwaslih Pijay menertibkan alat peraga kampanye yang dipasang di kawasan terlarang.

Pasang APK di Tempat Terlarang, Panwaslih Pijay Lakukan Penertiban
Dok Panwaslih Pijay
Anggota Satpol PP Pidie Jaya menurunkan Alat Peraga Kampanye (APK) yang dipajang pada akses publik di Kecamatan Ulim, Kamis (21/3/2019). 

Laporan Idris Ismail | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Menyusul pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) yang dipasang pada sejumlah titik terlarang di Kecamatan Ulim, Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Pidie Jaya (Pijay) bersama tim dari Satpol PP, Polisi serta Perwakilan Pengawas Gampong (PPG) melakukan penertiban dan penyitaan. 

APK yang ditertibkan yakni yang dipasang di tempat ibadah baik meunasah, mesjid termasuk halaman, rumah sakit atau pelayanan kesehatan (Puskemas atau Pustu).

Selanjutnya, gedung atau fasilitas milik pemerintah, lembaga pendidikan, jalan protokol, jalan bebas hambatan, sarana dan prasarana publik; dan/atau taman dan pepohonan

Ketua Panwaslih Pijay, Fajri M Kasem kepada Serambinews.com, Kamis (21/3/2019), mengatakan penertiban  APK ini melibatkan Komisioner Panwaslih Pijay, Muzakkir SH MH, Ketua Divisi Penindakan,Helmi Munir, Ketua Panwaslih Kecamatan Ulim, Hasbi M Diah, sejumlah anggota Satpol PP, anggota Polisi, dan Perwakilan Pengawas Gampong (PPG).

Baca: VIDEO - Satpol PP dan Panwaslih Tertibkan APK di Lokasi Terlarang

Baca: Pijay Kekurangan 489 Surat Suara

Baca: Bekali Puluhan Saksi, PKS Nyatakan Siap Kawal Suara Prabowo di Aceh

Sebelumnya, pihak Panwaslih kabupaten dan kecamatan telah menyurati pengurus Partai Politik (Parpol) atau tim sukses Pasangan Calon (Paslon) Presiden dan Wakil Presiden agar dalam pemasangan APK, harus sesuai Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI Nomor 28 Tahun 2018.

Aturan itu memuat tentang pengawasan kampanye pemilihan umum sebagaimana telah diubah dengan Perbawaslu RI Nomor 33 Tahun 2018 tentang Pengawasan Kampanye Pemilihan Umum. 

"Pasal 24 Ayat (1) huruf d disebutkan bahwa,Bahan Kampanye tidak disebarkan atau ditempel di tempat umum atau akses publik," ujarnya.(*)

Penulis: Idris Ismail
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved