Mengenang Tsunami

Catatan Dari Rumah Surga

“Wah, Kak iki luar biasa produktifnya ya. Baru sepuluh hari nikah langsung dapat 30 anak”,

zoom-inlihat foto Catatan Dari Rumah Surga
Anak-anak surga sahabat rekreasi ke Jantho - Mei 2005

Memang, hanya satu tahun waktu aku dan suami bersama mereka di surga sahabat itu. Namun demikian, diluar pondok kami akan terus bersaudara hingga akhir masa. Hingga saat ini, hamper setiap bulan, ada saja di antara mereka yang maen ke gubuk kecil kami. Dan, tak jarang mereka sampai nginap untuk melepas rindu.

Kini, tujuh tahun kemudian, diantara mereka sudah ada yang menjadi ibu rumah tangga, mahasiswi di dalam maupun di luar negeri. Ada yang menjadi pedagang, ada pula yang mengajar, bekerja dan berpenghasilan.

Adik-adikku, apa pun peran kalian sekarang jalanilah peran itu sebaik mungkin. Karena setiap kebaikan yang kalian lakukan akan menghasilkan kebaikan-kebaikan selanjutnya. Man yaza’ yahshud, siapa yang menanam pasti akan menuai dan memanen hasilnya.

Salam cinta dan rindu dari kakak dan abang kalian; Risky Sopya, dan Ahmad Arif. ***


Risky Sopya
Mantan kepala pengasuh rumah Surga Sahabat, Neusu, Banda Aceh.
-----------------
Kenangan dalam bentuk tulisan dapat dikirimkan ke email: kenangtsunami2612@serambinews.com beserta foto diri, keluarga, dan kerabat yang meninggal akibat tsunami. Tak terkecuali korban selamat (survivor) yang kini telah mampu bangkit menata kehidupannya kembali.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved