Opini
Menjaga Bahasa Aceh
BAHASA menunjukkan identitas suatu bangsa, dengan bahasa komunikasi dapat terjadi dan hubungan pun terjalin dengan baik
Para Orang tua pun tidak lagi mengajarkan bahasa Aceh kepada anak-anak mereka, sehingga anak-anak Aceh merasa asing dengan bahasa mereka sendiri. Apa jadinya Aceh ini ke depan? Lama kelaman bahasa Aceh hanya tinggal nama dan tidak ada yang tau bagaimana bahasa Aceh itu sebenarnya.
Seharusnya bangga
Kita sebagai masyarakat Aceh harusnya berbangga hati dengan bahasa yang kita punya. Kita memang tinggal di negara Indonesia, tetapi kita mempunyai budaya dan ciri khas tersendiri di setiap daerah. Keberagaman inilah yang membuat kita terlihat semakin unik.
Sudah sepatutnya kita sebagai masyarakat Aceh menjaga dan melestarikan bahasa Aceh. Jangan malu untuk berbahasa Aceh dan kita harus mempertahankan keasliannya, karena jika bahasa tidak bisa dipertahankan, kebudayaan yang terdapat di dalamnya akan sangat mudah lenyap mengikuti alur kemajuan penggunanya.
Semoga dengan tulisan ini, kita bisa menyadari betapa pentingnya menjaga bahasa karena dengan bahasalah kita mengetahui identitas suatu bangsa. Penulis berharap kita masyarakat Aceh tidak malu lagi menggunakan bahasa Aceh dan yang belum bisa bahasa Aceh agar segera belajar termasuk saya sendiri yang sedang belajar berbahasa Aceh.
Yelli Sustarina, Mahasiswi Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK), Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Banda Aceh. Email: yellsaints.paris@gmail.com