Selasa, 28 April 2026

Opini

Spiritualitas ‘Aceh Pungo’

DALAM satu fragmen sejarah perjuangan Aceh melawan kolonialisme Belanda, “Aceh pungo” akan selalu diingat

Editor: bakri

Jumlah, angka-angka, tidak lagi relevan karena mereka dalam individualitasnya sudah merasa terpenuhi, tercukupkan dengan spiritualitas tersebut. Perkara hidup dan mati juga tidak lagi relevan. Bagi mereka hanya tindakanlah satu-satunya inti kehidupan. Hanya dengan bertindaklah mereka akan menemukan makna hidup, apapun resikonya. Bahkan mati pun akhirnya akan diterima sebagai sebuah pembebasan. Jadi melampaui tindakan religius seperti dikatakan Siegel saya cenderung mengategorikan prilaku “Aceh pungo” ini sebagai tindakan spiritual. Ia adalah the ultimate totality. Sebentuk “kegilaan kontekstual”, prilaku fatalistik yang timbul sebagai manifestasi hasrat akan kebebasan asasi manusia, dan perjuangan menemukan arti dan makna hidup.

* Bulman Satar, Antropolog. Email: abul_03@yahoo.com

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.prohaba.co |

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved