Opini
Islam Itu ‘Tidak’
ISLAM is a religion that begins with “No” (Islam adalah agama yang diawali dengan “tidak”). Untuk menjadi seorang muslim
Sikap hanif dan kritis Ibrahim menyebabkan ia menemukan Tuhan yang sesungguhnya (QS. an-Nahl: 120). Itulah kata “tidak” di awal syahadah, sebuah formula pembelajaran kritis. “No dulu, baru Yes”. Berawal dengan penegasian terhadap hal-hal buruk, maka berakhir dengan afirmasi kebaikan. Dalam terminologi kaum arifin, ini disebut proses takhalli (pengosongan diri dari keburukan) yang berujung pada tajalli (perolehan kebaikan). Ketika batin sudah meninggalkan perilaku koruptif, maka pada akhirnya kita akan dekat dengan Allah. Berislam itu sebenarnya sangat sederhana, cukup dengan mengamalkan satu suku kata yang ada pada awal syahadah kita: “Tidak!”
* Said Muniruddin, Leadership Trainer, Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh. Email: said_azzahir@yahoo.com