Opini
Banalitas Sosial
FITRAH manusia sebagai makhluk sosial seringkali dihadapkan pada paradoks, kontradiksi antara norma
Pun dalam situasi ini sosok-sosok kreator, inovator, dan inspirator risky takers pengusung semangat sosial akhirnya hanyalah minoritas terbuang yang tenggelam dalam jaring kuasa kelompok mainstream: para stylish-orator dan celebrities-performer, comfort-zone lovers yang gandrung dan rajin tampil dalam berbagai panggung talk-to-talk tapi enggan cenderung malas ketika harus terjun dalam aksi work-to-work; serta innocent-worker yang didomestifikasi, dilokalisasi, dan dieksploitasi nalar dan ruang kesadarannya untuk selalu “berpikir kecil”, manut dengan “narasi-narasi kecil”, “mainan-mainan kecil”.
Sulit kita berharap narasi besar perubahan berdimensi sosial bermuara pada kemajuan dan kesejahteraan bersama, berlaku sistemik, massif, dan equal akan terwujud ditengah mental hipokrit, eksploitatif-manipulatif, penuh lipstick dan kamuflase seperti ini.
Program-program kebaikan sosial yang semestinya dikelola dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung-jawab untuk mewujudkan kemaslahatan bagi semua nyatanya adalah saluran bagi manusia-manusia gagal yang terperangkap dalam individualitas sehingga abai dan berjarak dengan realitas sosialnya untuk merengkuh hasrat-hasrat personal mereka bukan hanya dalam skala bentuk, simbol, citra, prestise, kepentingan, dan nilai material dengan segala kenikmatan dan kenyamanannya, tapi juga bahkan arogansi dan ekstasi kekuasaan.
Inilah bentuk hegemoni sumber paradoks akar ketimpangan dan ketidakadilan sosial. Inilah sesungguhnya penyebab mengapa rakyat, umat, masyarakat yang sering kita sebut komat-kamit bagaikan mantra hingga berbuih-buih itu pada akhirnya selalu menjadi ignored, manipulated, exploitated, and marginalized-majority: Terpinggirkan dan hidup papa dalam kemiskinan berkelanjutan di tengah gelimang kehidupan mapan orang-orang yang justru mengaku sebagai pemimpin, pelindung, pengayom, pelayan, dan pembela mereka!
* Bulman Satar, Antropolog. Email: abul_03@yahoo.com