Selasa, 21 April 2026

Kupi Beungoh

Rahasia di Balik Sakit

Sebagaimana orang yang makan, ia tidak bisa menikmati kenyang yang begitu nikmatnya apabila ia tidak merasakan lapar.

Editor: Zaenal
IST
Vera Mauliza 

Begitu juga dengan nikmat kesehatan, kita baru bisa merasakan nikmatnya sehat setelah merasa sakit sehingga kita senantiasa bersyukur, merasa senang dan tidak pernah melalaikan lagi nikmat kesehatan, serta selalu menggunakan nikmat kesehatan dengan melakukan hal-hal yang bermanfaat.

Ketahuilah saudaraku, penyakit merupakan sebab pengampunan atas kesalahan-kesalahan yang pernah engkau lakukan dengan hati, pendengaran, penglihatan, lisan, dan seluruh anggota tubuhmu.

Hikmah lainnya dari sakit dan musibah adalah menyadarkan seorang hamba.

Dari yang tadinya lalai dan jauh dari mengingat Allah, karena tertipu oleh kesehatan badan dan sibuk mengurus harta, untuk kembali mengingat Rabb-Nya.

Karena jika Allah mencobanya dengan sakit dan musibah, barulah ia merasakan kehinaan, kelemahan, teringat akan dosa-dosa, dan ketidakmampuannya di hadapan Allah Ta’ala.

Sehingga ia kembali kepada Allah dengan penyesalan, kepasrahan, memohon ampunan dan berdoa kepadaNya.

Sakit dan musibah merupakan pintu yang akan membukakan kesadaran seorang hamba bahwasanya ia sangat membutuhkan Allah SWT.

Tidak sesaat pun melainkan ia butuh kepadaNya, yang pada akhirnya ia akan senantiasa mengikhlaskan dan menyerahkan segala bentuk ibadah, doa, hidup dan mati hanyalah kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda:

“Tidaklah Allah menurunkan penyakit melainkan akan menurunkan pula obat untuk penyakit tersebut” (HR. Bukhari).

Hadist ini menunjukkan bahwa seluruh jenis penyakit, memiliki obat yang dapat digunakan untuk mencegah, menyembuhkan ataupun untuk meringankan penyakit tersebut.

Berdasarkan penjelasan Rasululah dalam hadist di atas, maka apabila saat ini tidak ada obat yang mampu menyembuhkan suatu penyakit, bukan berarti penyakit tersebut tidak ada obatnya.

Akan tetapi, hal itu terjadi karena ilmu pengetahuan manusia yang belum mampu menemukan dan mengungkap obat dari penyakit tersebut.

Karena demikianlah ilmu manusia, secanggih apapun ilmu kedokteran modern saat ini, hal itu sangat kecil dibandingkan dengan ilmu Allah SWT yang sangat luas dan meliputi segala sesuatu.

Allah ta’ala berfirman yang artinya:

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved